Open House Sekolah Rakyat Ponorogo, Siswa Tampilkan Reog hingga Buka Kedai Kopi

Dinar Putra
Penampilan Reog siswa siswi Sekolah Rakyat Ponorogo foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Sejumlah siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo menunjukkan beragam kebolehan dan kreativitas di dalam kegiatan open house Sekolah Rakyat yang digelar serentak oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI di seluruh Indonesia, Sabtu (17/10/2026). Ada berbagai penampilan mulai dari pidato lima bahasa, seni Reog, hingga mengembangkan unit usaha.

Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi siswa untuk menampilkan hasil pembelajaran sekaligus menunjukkan perkembangan potensi akademik, seni budaya, dan keterampilan hidup yang mereka peroleh selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.

Kepala SRT 5 Ponorogo, Devit Tri Candrawati, mengatakan kegiatan open house itu juga menjadi bentuk apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang menginisiasi program Sekolah Rakyat.

“Satu tujuan utamanya adalah sebagai kado terindah dari Sekolah Rakyat untuk Pak Presiden Prabowo Subianto karena beliau pencetus dari program yang sangat luar biasa ini,” kata Devit.

Para siswa SRT 5 Ponorogo menampilkan berbagai kemampuan yang telah mereka kembangkan, antara lain pidato lima bahasa, tembang macapat, paduan suara, pencak silat, hingga pertunjukan kesenian Reog Garudo Djoyo Manggolo.

Menurut Devit, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan dan bakat mereka di hadapan masyarakat. Pihak sekolah berupaya memberikan ruang agar anak-anak semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi.

Open house Sekolah Rakyat tahun ini mengusung tema “Dulu Kami Bermimpi, Kini Kami Berani”. Tema tersebut menggambarkan perubahan yang diharapkan terjadi pada anak-anak dari keluarga kurang mampu setelah memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik.

Lanjutnya Devit menilai, keberanian siswa untuk memiliki cita-cita dan menyampaikan keinginan mereka merupakan perkembangan penting yang patut diapresiasi.

“Mereka yang dulu bisanya hanya bermimpi saja, kini mulai menegakkan kepala, membusungkan dada, dan berani mengambil apa yang menjadi keinginan mereka. Mereka sudah mulai mempunyai cita-cita, dan itu hal yang sangat luar biasa,” jelasnya.

Selain pendidikan akademik dan seni budaya, Sekolah Rakyat Ponorogo juga membekali siswa dengan keterampilan kewirausahaan (entrepreneurship).

Sejumlah kegiatan praktik dikembangkan untuk memberikan pengalaman kepada siswa dalam mengelola usaha. Di antaranya peternakan ayam petelur, budidaya tanaman hidroponik, perikanan, serta kedai kopi bertajuk Pustaka Kopi.

Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga berkesempatan belajar tentang proses produksi, pengelolaan usaha, dan nilai ekonomi dari hasil kerja mereka.

Masih menurut Devit menyebut semangat siswa semakin meningkat ketika hasil karya dan usaha mereka mendapat respons positif dari masyarakat.

“Anak-anak sangat luar biasa dan jago sekali. Bahkan saat berpartisipasi dalam pameran Ponorogo Expo, income mereka sangat luar biasa hingga membuat mereka semakin bersemangat,” pungkas Devit.

Editor : Putra

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network