get app
inews
Aa Text
Read Next : Terungkap, Ini Rentetan Dugaan Modus Korupsi Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko

Terungkap Puluhan Pemuda Gabung Komplotan Peminta Sumbangan di Ponorogo, Dijanjikan Gaji Besar

Minggu, 18 Januari 2026 | 15:02 WIB
header img
Komplotan peminta sumbangan diamankan usai ketahuan uang hasil digunakan untuk judi foto: istimewa

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Kasus komplotan peminta sumbangan berkedok yayasan yatim piatu yang diungkap Satreskrim Ponorogo, lalu ada 21 orang dari 23 orang dilimpahkan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ponorogo. Dimana untuk 2 orang telah ditetapkan tersangka.

Pengungkapan hal itu, karena uang hasil meminta-minta sumbangan itu hasilnya untuk berjudi. Akan tetapi puluhan orang itu merupakan korban "tipu-tipu” yayasan yatim piatu yang tak resmi tersebut. Dimana mereka ternyata dijanjikan kerja dengan gaji besar.

“Hasilnya ada yang disetor ke yayasan ada pula yang untuk pribadi,” kata Kabid Trantib Satpol PP Ponorogo, Subiantoro.

Lanjutnya, Subiantoro menambahkan bahwa ke 21 pemuda berusia 19 tahun sampai 23 tahun merupakan warga berasal Provinsi Lampung.

“Para pemuda itu ditempat asal itu kerjanya cari rumput dan lain-lain. Hasilnya sehari Rp8 ribu paling,” terangnya.

Menurut pengakuan mereka, jelas dia, ada koordinator mencari pemuda di Lampung. Lalu Di Tangerang, Banten, mereka diberangkatkan ke Ponorogo dengan mobil yang disewa oleh yayasan tersebut,” ungkapnya.

Di Ponorogo mereka lalu menyewa hotel untuk menginap. Sudah ada kurang lebih 10 hari untuk meminta sumbangan dari desa ke desa.

“Modusnya seperti menjual stiker, dibawakan sekitar 6.000 stiker. Dari 6.000 stiker itu, 2.000 terjual. Ada yang memberi Rp2 ribu, ada juga Rp5 ribu maupun lebih,” jelasnya

Dalam sehari bisa terkumpul jutaan rupiah. Punya penghasilan banyak itulah, membuat 23 orang berani tidur di salah satu hotel.

“Setelah dilimpahkan ke Satpol PP dari Polres Ponorogo lalu kami bina. Dan nanti kita minta untuk pulang ke daerah asalnya,” pungkasnya.

Editor : Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut