get app
inews
Aa Text
Read Next : Tutup Botol Minuman Kemasan Jangan Dibuang, Bisa Dibikin Aksesoris Bernilai Tinggi

Resep dan Cara Bikin Kue Cucur Anti Bantat, Cocok Sambil Minum Teh

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:20 WIB
header img
Kue cucur bagaimana cara membuatnya agar tidak bantat dan rasa sangat menggugah selera foto: istimewa

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Kue cucur gula merah merupakan salah satu jajanan tradisional Indonesia yang masih banyak digemari hingga sekarang. Tekstur bagian tengahnya yang lembut dan berserat, berpadu dengan bagian pinggir yang tipis serta renyah, menjadi ciri khas kue berbentuk bulat ini.

Aroma gula merah membuat kue cucur semakin menggugah selera. Meski bahan yang digunakan cukup sederhana, membuat kue cucur yang bersarang dan tidak bantat membutuhkan teknik yang tepat.

Proses membuat larutan gula, mencampur tepung, mengaduk adonan, hingga mengatur temperatur minyak menjadi sejumlah faktor yang menentukan keberhasilan kue cucur.

Jika adonan terlalu kental, proses pengadukan kurang maksimal, atau minyak tidak berada pada suhu yang tepat, kue cucur bisa menjadi padat, tidak berserat, bahkan menyerap terlalu banyak minyak.

Berikut resep kue cucur gula merah anti bantat yang bisa dicoba di rumah.

150 gram tepung beras, 50 gram tepung terigu, 150 gram gula merah, sisir halus, 50 gram gula pasir, 250 ml air, 1 lembar daun pandan, ¼ sendok teh garam, dan Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat Kue Cucur Gula Merah

Masukkan air, gula merah, gula pasir, daun pandan, dan garam ke dalam panci.

Masak menggunakan api sedang hingga seluruh gula larut dan campuran tersebut mendidih.

Setelah gula larut, matikan api. Saring larutan gula untuk memisahkan kotoran yang mungkin terdapat pada gula merah.

Setelah itu, diamkan hingga larutan menjadi hangat.

Masukkan tepung beras dan tepung terigu ke dalam wadah.

Tuangkan larutan gula secara bertahap sambil terus diaduk menggunakan whisk atau tangan hingga seluruh bahan tercampur rata dan tidak menggumpal.

Aduk atau pukul adonan secara konsisten selama sekitar 5–10 menit.

Tahap ini penting untuk membantu menghasilkan adonan yang lebih lentur sehingga serat khas kue cucur dapat terbentuk saat digoreng.

Tutup wadah menggunakan kain bersih atau plastik.

Diamkan adonan selama sekitar 30–60 menit agar teksturnya lebih stabil sebelum digoreng.

Sebelum digoreng, aduk kembali adonan.

Pastikan konsistensinya tidak terlalu encer maupun terlalu kental. Kekentalan adonan akan memengaruhi bentuk, ketebalan, dan pembentukan serat kue cucur.

Gunakan wajan cekung dan tuangkan minyak secukupnya.

Panaskan minyak dengan api sedang hingga mencapai suhu yang cukup untuk menggoreng adonan.

Ambil satu sendok sayur adonan, kemudian tuangkan ke bagian tengah minyak dari posisi yang tidak terlalu tinggi.

Biarkan adonan mengembang dan membentuk bagian tengah yang lebih tebal dengan pinggiran yang tipis.

Siram bagian atas kue menggunakan minyak panas dengan bantuan sendok agar bagian tengahnya matang secara merata.

Setelah bagian pinggir terlihat renyah dan bagian tengah matang, angkat kue cucur.

Tiriskan dengan posisi berdiri atau sedikit miring agar minyak berlebih dapat turun. Kue cucur gula merah pun siap disajikan.


Tips Membuat Kue Cucur Berserat dan Tidak Bantat

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin mendapatkan kue cucur gula merah yang empuk, berserat, dan tidak bantat.

Jangan menggunakan tepung secara berlebihan. Adonan yang terlalu berat dapat membuat kue sulit mengembang dan menghasilkan bagian tengah yang padat.

Pastikan larutan gula tidak terlalu panas. Setelah gula merah selesai dimasak, tunggu hingga hangat sebelum dicampurkan dengan tepung.

Aduk adonan dengan cukup. Pengadukan selama sekitar 5–10 menit membantu menghasilkan tekstur adonan yang lebih lentur dan mendukung pembentukan serat.

Jangan melewatkan waktu istirahat adonan. Diamkan selama 30–60 menit sebelum digoreng agar teksturnya lebih siap.

Minyak yang terlalu panas dapat membuat bagian luar cepat gosong sementara bagian tengah belum matang. Sebaliknya, minyak yang kurang panas bisa membuat kue menyerap lebih banyak minyak.

Jangan menggoreng terlalu banyak sekaligus. Berikan ruang di antara kue agar temperatur minyak tetap stabil dan adonan dapat mengembang dengan baik.

Tidak perlu membalik kue. Cukup siram bagian atasnya menggunakan minyak panas sehingga bagian tengah matang tanpa merusak bentuk dan serat.

Gunakan wajan cekung. Bentuk wajan membantu adonan berkumpul di bagian tengah sehingga menghasilkan ciri khas kue cucur, yakni bagian tengah lebih tebal dengan pinggiran yang tipis dan renyah.

Editor : Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut