PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Pengembangan Desa Bringinan di Kecamatan Jambon, Ponorogo didalam pemanfaatan pekarangan warga untuk membudidayakan komoditas pisang Cavendish.
Banyak lahan pekarangan warga yang kurang produktif dan perlu didorong agar memberikan nilai manfaat bagi masyarakat. Salah satunya digunakan untuk budi daya pisang tersebut.
Warga yang memiliki kemampuan lebih juga didorong untuk membeli dan menanam bibit secara mandiri guna mempercepat pengembangan komoditas tersebut.
Harapannya gerakan tersebut mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pada saat kunjungannya di Desa Bringinan, Ponorogo, selain menyerap aspirasi, Anggota DPR, Novita Hardini memberikan dukungan terhadap budidaya pisang Cavendish yang diinisiasi Kepala Desa Bringinan.
"Oh iya, saya terkejut, dan tentunya bangga. Karena beliau tidak hanya berperan sebagai kepala desa yang mengawal setiap kebutuhan masyarakat di desanya di beberapa bagian-bagian budget desa yang terbatas, tapi beliau juga sudah menjadi seorang tokoh pemberdayaan yang punya ide-ide segar, out of the box, dan ini menjadi solusi di tengah kondisi ekonomi hari ini,” kata Novita Hardini.
Program tersebut juga diarahkan agar warga dapat memanfaatkan lahan yang dimiliki, meski hanya dengan menanam beberapa pohon pisang.
"Satu, support dukungan moril, kemudian pasti nanti materi juga, kemudian dukungan kebijakan juga. Tentunya ini jika diketoktularkan di desa yang lain, akan menjadi kebangkitan ekonomi yang besar bagi Kabupaten Ponorogo,” terangnya.
Sementara itu Kepala Desa Bringinan, Barno, mengatakan budidaya pisang Cavendish mulai dikembangkan di desanya sejak 2024.
Saat itu, pemerintah desa mengalokasikan anggaran dana desa sebesar Rp3,5 juta untuk membeli benih pisang. Program tersebut kemudian dilanjutkan dan kini bisa berkembang pesat.
“Budidaya pisang super ini guna peningkatan per kapita keluarga. Artinya, dengan menanam pisah 2-5 batang. alhamdulillah sampai sekarang buah,” ungkapnya.
Masih menurut Barno, hasil budidaya tersebut memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat desa.
“Alhamdulillah di Bringinan berhasil dengan adanya itu, sehingga peningkatan ekonomi keluarga,” pungkasnya.
Editor : Putra
Artikel Terkait
