PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Mencari lokasi liburan akhir pekan bersama keluarga yang ada di Kabupaten Ponorogo, tentu banyak pilihan. Salah satunya di Telaga Ngebel. Selain menawarkan udara sejuk dan pemandangan alam yang asri, kawasan wisata di lereng Gunung Wilis ini juga memiliki beragam kuliner. Diantaranya adalah mencicipi jajanan ketan aneka topping kekinian.
Menikmati ketan di tepi telaga saat malam hari memberikan pengalaman berbeda. Pengunjung tidak hanya bisa mencicipi makanan tradisional, tetapi juga menikmati gemerlap lampu yang menghiasi kawasan Telaga Ngebel.
Salah satu kedai yang menawarkan menu tersebut adalah Kedai Pos Ketan yang berada di tepi Telaga Ngebel, Desa Ngebel, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Dimana menu andalan berupa ketan yang dibuat dari beras ketan, kemudian dipadukan dengan berbagai pilihan topping kekinian.
Pengunjung dapat memilih sejumlah varian topping, mulai dari durian, tiramisu, green tea atau matcha, cokelat crunchy, hingga keju.
Daya tarik kedai tersebut bukan hanya pada menu ketannya. Lokasinya yang berada tepat di tepi Telaga Ngebel menjadi nilai tambah bagi wisatawan.
Pada malam hari, pengunjung dapat menikmati pemandangan telaga dengan latar gemerlap lampu di sekitarnya. Suasana dingin dan angin yang berembus dari kawasan telaga membuat aktivitas makan menjadi semakin nyaman.
Kondisi tersebut pula yang membuat kedai ramai dikunjungi, terutama pada akhir pekan. Pengunjung tidak hanya berasal dari Ponorogo.
Salah satu wisatawan asal Probolinggo, Eni Sulastri, mengaku tertarik mencoba ketan tersebut karena pilihan topping yang berbeda dari ketan pada umumnya.
“Kebetulan ini tadi unik katanya itu toppingnya macam-macam kayak gitu. Biasanya kan kalau ketan cuma toppingnya kacang kedelai, paling enggak gula pasir. Itu macam-macam tadi ada yang dikasih keju parut, ada yang rasa-rasa juga, ada tiramisu, ada yang pakai durian juga,” ungkap Eni.
Menurutnya, pengalaman menikmati ketan semakin menarik karena dilakukan pada malam hari dengan latar pemandangan Telaga Ngebel.
“Kebetulan ditambah lagi suasana malamnya ini syahdu sekali rasanya jadi makyus saja enak menghabiskan malam di sini itu sambil makan. Pemandangannya bagus,” terangnya.
Pemilik Kedai Pos Ketan, Hadi Santoso, mengatakan ketan sengaja dipilih sebagai menu andalan karena makanan tradisional tersebut masih memiliki banyak penggemar, baik dari kalangan orang dewasa maupun anak muda.
Perpaduan ketan yang memiliki cita rasa gurih dengan topping kekinian membuat menu tersebut lebih mudah diterima berbagai kalangan.
“Salah satunya adalah ketan topping tiramisu ada juga green tea ada juga coklat crunchy tentunya untuk memanjakan lidah anak muda zaman sekarang,” terang Hadi.
Lanjutnya Hadi menjelaskan bahwa salah satu varian yang banyak ditawarkan adalah ketan dengan topping tiramisu. Cita rasa gurih dari ketan dapat berpadu dengan karakter rasa tiramisu yang memiliki aroma kopi.
“Salah satunya adalah ketan topping tiramisu, ada juga green tea, ada juga coklat crunchy tentunya untuk memanjakan lidah para remaja maupun anak muda sekarang,” tambahnya.
Masih menurut Hadi mengatakan topping tiramisu dipilih karena memberikan perpaduan rasa yang berbeda.
“Karena ketan sendiri cita rasanya gurih terus dipadukan dengan tiramisu ada semacam aroma kopi, jadi kalau disajikan sama secangkir kopi tentunya lebih mantap,” pungkas Hadi.
Bagi wisatawan yang ingin mencoba kuliner tersebut, harganya masih cukup terjangkau. Untuk seporsi ketan dengan aneka topping, pengunjung cukup merogoh kocek sekitar Rp15 ribu.
Editor : Putra
Artikel Terkait
