Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Fenomena Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Ponorogo Mati Mendadak
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Fenomena Koyo yang Terjadi di Ranu Klakah Lumajang

Sabtu, 30 Juli 2022 | 08:45 WIB
  • author Ahmad Muhajir
Mengenal Fenomena Koyo yang Terjadi di Ranu Klakah Lumajang
Mengenal fenomena koyo yang terjadi di Ranu Klakah Lumajang (Foto: Dok. Kominfo-lmj)

JAKARTA, iNews.id - Fenomena koyo yang terjadi di Ranu Klakah, Lumajang, Jawa Timur dilaporkan berlangsung beberapa hari lalu. Apa sebenarnya kejadian tersebut?

Dirangkum dari Portal Berita Lumajang, Jumat (29/7/2022), fenomena koyo ini merupakan istilah lokal yang menunjukkan peristiwa upwelling yang terjadi setiap tahun di Ranu Klakah.

Fenomena koyo ini, menyebabkan kerugian para pemilik keramba. Air ranu yang terkontaminasi belerang bikin ikan mabuk dan mengambang di permukaan air.

Akibatnya, para pemilik keramba yang berada di Ranu Klakah terpaksa harus memanen hasil keramba secara dini. Mereka pun harus menelan kerugian dari fenomena koyo tersebut.

"Ya itungannya rugi, soalnya kalau harga normal kita jualnya 35 ribu per kilogram, sekarang ini 15 - 25 ribu tergantung ukurannya," kata salah satu pemilik keramba.

Yudi mengatakan, fenomena koyo mulai terjadi sejak Senin (25/7/2022), biasanya berlangsung selama sepekan.

Yudi pun terpaksa memanen hasil kerambanya dan dijual di pinggir jalan masuk menuju Ranu Klakah dengan harga separuh lebih murah dari biasanya.

Berbeda dengan Yudi, Muhammad Yunus salah satu pembeli yang berasal dari Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe mengaku mendapatkan banyak titipan dari banyak saudaranya.

Meskipun jarak tempuh dari rumahnya ke Ranu Klakah cukup jauh, hal tersebut bukan masalah karena harga ikan Koyo relatif murah.

"Iya ini mborong, banyak titipan saudara soalnya," terangnya.

Diketahui, Koyo adalah kondisi perbedaan suhu yang mengakibatkan massa air lapisan bawah naik ke atas, sehingga pergerakan air secara vertikal dari bawah membawa material seperti belerang.

 

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut