Kebakaran Gedung Farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo, Polisi Sebut Dokumen Ikut Terbakar
PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Kebakaran yang menghanguskan Gedung Farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo, ternyata tidak hanya membakar obat-obatan namun juga sejumlah dokumen milik rumah sakit daerah tersebut.
Hal tersebut diungkapkan saat dilakukan olah TKP Satreskrim Polres Ponorogo dibantu tim Inafis dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim, guna memastikan sumber api sekaligus menguatkan temuan awal terkait dugaan penyebab kebakaran.
“Dokumen milik rumah sakit dan obat-obatan yang terbakar,” kata Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali.
Masih menurut Imam bahwa ruangan Gudang Farmasi terbakar baik dilantai dua maupun lantai satu sekitar 25 sampai 30 persen. Meski obat-obatan sebagian juga terbakar, namun 90 persennya masih aman.
“Obat-obatan 90 persen aman, jadi stok kebutuhan rumah sakit tidak masalah,” tambahnya.
Hasil penelusuran awal, dugaan sementara korsleting listrik sebagai pemicu kebakaran. Namun, polisi belum berani menyimpulkan secara pasti sebelum seluruh tahapan pemeriksaan dilakukan.
“Masih perlu pendalaman lagi. Kesimpulan sementara karena konsleting listrik,” pungkasnya.
Seperti diketahui kebakaran melanda gudang farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo, Minggu (4/1/2026)sekitar pukul 15.30 WIB. Gudang farmasi yang terbakar berada di bagian belakang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Harjono.
Editor : Putra