get app
inews
Aa Text
Read Next : Papan Reklame Berukuran Raksasa Dirobohkan Satpol PP Ponorogo, Ini Alasannya

Bikin Panik! Belasan Siswa SMA di Ponorogo Keracunan Kue, Ternyata Ini yang Terjadi

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:04 WIB
header img
Belasan siswa SMA di Ponorogo keracunan kue ulang tahun namun cuma simulasi foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo (Muhipo) dibikin heboh, lantaran belasan siswa kelas 11, tiba-tiba pingsan bahkan beberapa mengalami muntah hingga kejang. Hal ini yang membuat para  siswa dan guru tampak panik dengan kondisi tersebut.

Diketahui para siswa mengalami keracunan lantaran, sebelumnya memakan kue ulang tahun dari salah satu teman mereka.

Ada 4 unit mobil ambulans dari publik safety center (PSC) 119 dan juga dibantu oleh ambulans milik Dinas Kesehatan Ponorogo dengan cepat mengevakuasi siswa dan dibawa ke rumah sakit umum Aisyiyah Ponorogo untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah satu siswi, Icha Auliya Zahrani, mengaku sempat terkejut dengan kejadian tersebut. Dirinya kebingungan karena setelah memakan kue ulang tahun tiba-tiba saja teman-temannya mengalami kejang dan muntah. Adanya tim medis yang datang semakin menambah kepanikan.

“Tadi kaget saat teman-teman merayakan ulang tahun, tiba-tiba ada yang pingsan dan merintih kesakitan. Kira-kira ada 16 siswa,” katanya.

Insiden yang tampak mencekam tersebut ternyata bukan kejadian nyata, melainkan bagian dari simulasi penanganan kegawat daruratan yang digelar tim medis dari RSU Aisyiyah Ponorogo.

“Simulasi ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan dan pembelajaran bagi para siswa dan guru, sehingga mereka nantinya tahu harus berbuat apa ketika terjadi hal seperti itu,” terang Kepala SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Sugeng Riyadi.

Simulasi ini tidak hanya untuk siswa maupun guru di SMA Muhipo namun juga sangat bermanfaat bagi tim medis. Dimana kegiatan ini merupakan upaya menguji kesiapsiagaan tenaga medis dalam menghadapi kondisi darurat.

“Ini untuk mengecek kesiapsiagaan tenaga medis dalam menangani peristiwa darurat,” apalagi tadi kan kejadian luar biasa,” jelas Humas RSU Aisyiyah Ponorogo, Arbain.

Selain itu juga akan dilakukan evaluasi atas penanganan simulasi ini. Apakah masih banyak kekurangan atau tidak.

“Akan kita evakuasi, apakah ada kekurangan. Tenaga medisnya perlu ditambah, peralatannya juga mesti ditambah dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Editor : Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut