get app
inews
Aa Text
Read Next : Update Jumlah Korban Meninggal Ponpes Al Khoziny, Beberapa Ditemukan Dilokasi Ini

Belasan Santri Diduga Jadi Korban Pencabulan Kiai di Ponorogo, Ini Kata Polisi

Selasa, 19 Mei 2026 | 08:17 WIB
header img
Sejumlah santri dan terduga pelaku tengah menjalani pemeriksaan di Polres Ponorogo foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Kasus dugaan pencabulan terhadap santri kembali mencuat di salah satu pondok pesantren di Ponorogo. Bahkan kini sosok kiai atau pengasuh Ponpes tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Dugaan tindakan asusila di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo ini bahkan korbannya mencapai belasan samtri. Bahkan beberapa diantaranya masih di bawah umur.

Pihak Satreskrim Polres Ponorogo, tengah intens melakukan penyelidikan usai adanya pelaporan terkait dugaan kasus tersebut.

“Benar, kami mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan pencabulan,” kata Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali.

Lanjutnya AKP Imam mengatakan, penyidik saat ini masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan keterangan serta bukti-bukti terkait laporan tersebut.

Polisi juga belum dapat memastikan jumlah korban dalam kasus dugaan pencabulan santri itu. Namun, ada belasan korban disebut telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Masih terus kami dalami kasus ini. Bagaimana modus dan tang lainnya nanti kita kabari perkembangannya,” pungkasnya.

Selain memeriksa korban, petugas juga melakukan penyelidikan di wilayah Kecamatan Jambon guna memastikan identitas serta keterlibatan pihak yang dilaporkan.

Terduga pelaku juga telah dipanggil oleh penyidik untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Pihak kepolisian belum bersedia membeberkan detail kronologi kejadian maupun identitas pihak-pihak yang terlibat lantaran proses penyelidikan masih berlangsung.

Editor : Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut