Peristiwa Tragis 4 Bocah Tenggelam di Sungai Ponorogo, Polisi Ungkap Hal Ini
PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Peristiwa tenggelamnya 4 bocah di Sungai Kedungsulur, Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, diungkap pihak kepolisian. Dimana dilaporkan salah satu bocah berusia 10 tahun meninggal dunia, sementara tiga lainnya berhasil diselamatkan warga.
Korban meninggal diketahui bernama A’lam F (10), warga Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, namun sehari-hari tinggal di Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan. Sedangkan tiga bocah lainnya yang selamat yakni Hasrin (10), Hanan (10), dan Ayin (10), seluruhnya warga Desa Karangjoho.
Pihak kepolisian yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi sungai tempat korban tenggelam. Mereka diektahui jika ke sungai tersebut hendak memancing.
“Berawal dari mancing kemudian mandi di sungai. Tetapi mereka tidak lihai berenang,” kata Kapolsek Badegan, AKP Haryono.
Lanjutnya, Haryono menambahkan bahwa dilokasi kejadian juga ditemukan peralatan pancing. Tidak kunjung mendapatkan ikan, para bocah tersebut akhirnya memutuskan mandi dan berenang.
“Tidak kunjung dapat ikan, akhirnya terbersit untuk berenang. Akan tetapi mereka tidak memperhitungkan berapa kedalamannya,” terangnya.
Awalnya, keempat bocah bermain di bagian tepi sungai. Sedang korban A’lam mencoba ke bagian tengah sungai dan diikuti tiga temannya. Tanpa disadari, lokasi tersebut memiliki kedalaman cukup dalam.
“Sempat minta tolong dan warga menolong. Awalnya hanya tiga yang bisa ditolong. Tiga korban itu menyatakan masih ada satu temannya,” ungkapnya.
Mendapat informasi masih ada satu anak yang belum ditemukan, warga lalu kembali melakukan pencarian di sekitar lokasi. Tak lama kemudian, korban A’lam ditemukan.
“Korban selamat ada yang dibawa ke Puskesmas Badegan. Korban meninggal dunia dibawa ke rumah duka,” pungkasnya.
Polisi memastikan hasil visum luar menunjukkan korban meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.
Editor : Putra