Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Perlu Pusing! Gunakan Belimbing Wuluh Untuk Bersihkan Kamar Mandi, Ini Caranya
Advertisement . Scroll to see content

Bangunan Posyandu di Ngrayun Ponorogo Rusak Parah Tertimpa Pohon Pinus

Rabu, 16 September 2026 | 21:11 WIB
  • author Dinar Putra
Bangunan Posyandu di Ngrayun Ponorogo Rusak Parah Tertimpa Pohon Pinus
Kondisi bangunan Posyandu Desa Temon Ponorogo yang rusak parah akibat tertimpa pohon pinus foto: istimewa

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Sebuah bangunan Posyandu di Desa Temon, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, porak-poranda usai tertimpa pohon pinus yang tiba-tiba tumbang.

Pohon pinus dengan panjang sekitar 25 meter tersebut diduga tumbang setelah wilayah itu dilanda angin kencang sepanjang malam. Bangunan semi permanen yang selama ini digunakan untuk kegiatan Posyandu mengalami kerusakan sekitar 70 persen.

“Tidak ada korban. Tapi bangunan semi permanen untuk Posyandu hancur 70 persen. Tidak bisa untuk kegiatan lagi,” kata Kepala Dusun Klitik, Kusmanto.

Masih menurut Kusmanto menjelaskan, meski bangunan tersebut merupakan bangunan semi permanen, keberadaannya cukup penting bagi warga Dusun Klitik Desa Temon.

Setiap bulan, bangunan itu digunakan untuk kegiatan Posyandu. Sebelumnya bangunan tersebut merupakan musala.

“Ya setiap bulan kan ada Posyandu. Sebelum untuk Posyandu dulunya musala. Karena musala sudah ada yang baru akhirnya untuk Posyandu,” katanya.

Angin kencang mulai terjadi sejak Selasa (15/9/2026) malam. Bahkan, dia sempat melewati lokasi sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, kondisi bangunan masih normal dan belum terjadi apa-apa.

“Memang semalam itu angin kencang. Terus paginya dilihat itu sudah porak-poranda gitu ya,” ujarnya.

Lanjutnya Kusmanto menambahkan bahwa kawasan tersebut memang dikelilingi hutan dengan banyak pohon pinus. Kondisi itu membuat kawasan tersebut cukup rentan ketika diterpa angin kencang maupun hujan. Namun, dalam kejadian kali ini, hanya bangunan Posyandu yang tertimpa pohon.

“Alhamdulillah untuk rumah warga ndak ada, memang Posyandu itu saja rusak karena pohon tumbang ya,” terangnya.

Pohon tersebut jatuh tepat di bagian tengah bangunan. Material bangunan yang sebagian besar menggunakan kalsiboard membuat kerusakan cukup parah.

“Cuma kalau bangunannya sih hancur sih. Genteng dan dinding-dindingnya itu kan terbuat dari kalsiboard, belum permanen to itu ya hampir 70 persen kerusakan,” pungkasnya.

Setelah kejadian, warga berupaya menyelamatkan berbagai peralatan Posyandu yang masih berada di dalam bangunan.

Sementara itu, bangunan yang mengalami kerusakan cukup parah sudah tidak dapat digunakan untuk kegiatan seperti sebelumnya.

Meski bangunan rusak, kegiatan Posyandu di wilayah tersebut rencananya tetap dilanjutkan. Pemerintah desa masih mencari solusi untuk pembangunan kembali bangunan yang mengalami kerusakan akibat pohon tumbang.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut