Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sumbangsih Kemanusiaan, Polres Ponorogo Gelar Aksi Donor Darah Sambut HUT Humas Polri
Advertisement . Scroll to see content

Viral! Dihadapan Anaknya Masih Balita, Ibu di Ponorogo Meninggal saat Perjalanan Berobat

Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:53 WIB
  • author Dinar Putra
Viral! Dihadapan Anaknya Masih Balita, Ibu di Ponorogo Meninggal saat Perjalanan Berobat
Viral media sosial seorang ibu di Ponorogo mendadak meninggal dunia saat bersama anaknya hendak berobat foto: istimewa

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Viral dimedia sosial, seorang ibu muda asal Desa Banggel, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, mendadak meninggal dunia saat bepergian bersama anak bungsunya yang masih berusia 3,5 tahun, Sabtu (17/10/2026) sore.

Perempuan belakangan diketahui bernama Lu’luatun Nikmah tersebut tiba-tiba saja meninggal dunia di atas sepeda motornya, tepat di depan rumah warga di kawasan Jebeng, Kecamatan Slahung. Dimana Lu’luatun sedang dalam perjalanan untuk berobat ke bidan di Desa Gombang karena mengalami keluhan lambung.

Kapolsek Slahung, AKP Pitoyo, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB setelah berhenti di depan tempat pencucian kendaraan.

“Informasi yang kami terima, korban hendak berobat karena mengalami penyakit lambung. Korban ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB dengan kondisi meninggal di atas kendaraan di depan rumah warga,” ungkap Pitoyo.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Slahung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban.

Berdasarkan pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, Lu’luatun meninggal dunia secara wajar akibat sakit. Meski demikian, penyebab medis pasti kematian korban tidak dijelaskan lebih lanjut.

“Kami dapat laporan dan langsung ke TKP bersama tim medis. Korban dinyatakan meninggal secara wajar akibat sakit dan dibenarkan keluarga,” imbuhnya.

Lanjutnya Pitoyo menambahkan bahwa berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit asam lambung.

Dibalik peristiwa tersebut, korban diketahui telah menjalani kehidupan sebagai orang tua tunggal setelah suaminya meninggal dunia sekitar setahun lalu.

Lu’luatun Nikmah meninggalkan empat orang anak. Saat kejadian, anak bungsunya yang berusia sekitar 3,5 tahun ikut bepergian bersamanya.

Sementara itu, tiga anak korban lainnya diketahui sedang menempuh pendidikan di salah satu pondok pesantren.

“Korban wiraswasta. Anaknya yang di pondok ada tiga orang, sedangkan yang ikut saat kejadian berusia sekitar 3,5 tahun,” pungkas Pitoyo.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut