Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, diketahui bahwa pria yang ada dalam video berinisial "W." Menurut keterangan dari pihak keluarga W bahwa ia mengalami gangguan kejiwaan.
“Sebelumnya pelaku W datang ke lokasi sebanyak dua kali. Keterangan yang kami dapat dari orangtua pelaku dan Ketua RT tempat dia tinggal, bahwa pelaku ini memiliki gangguan mental sejak lahir," pungkasnya.
Editor : Putra
Artikel Terkait