Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhie, menjelaskan bahwa event yang masuk dalam KEPO 2026 melalui proses kurasi panjang dan ketat.
“Ada ratusan event desa yang kita kurasi bersama enam kurator selama seminggu penuh, dan keluar 10 event desa yang layak kita masukan top ten KEPO 2026,” ungkapnya.
Masih menurut Judha, kurasi tidak hanya menilai nilai historis, tetapi juga kualitas penyelenggaraan, kemasan acara, serta dampak ekonomi yang ditimbulkan.
“Event-event desa ini lihat nanti bagaimana kualitas, kuantitas, dan kemasannya. Setelah masuk KEPO nanti akan kita bina agar lebih meriah lagi,” pungkasnya.
Selain KEPO 2026, Disbudparpora Ponorogo juga merilis Calendar of Event Ponorogo 2026 yang memuat puluhan agenda budaya dan festival sepanjang tahun.
Deretan 10 Top Event Desa KEPO 2026
Culture Fest Desa Carangrejo (Kecamatan Sampung)
Hastungkara Brata Desa Klepu (Kecamatan Sooko)
Kirab Tirta Amarta Suci Desa Tugurejo (Kecamatan Slahung)
Kirab Pusaka Boyong Keprabon Desa/Kecamatan Sooko
Ritual Adat Selan dan Gong Gumbeng Desa Wringinanom (Kecamatan Sambit)
Puja Astungkara Desa Bancangan (Kecamatan Sambit)
Lokangan Desa Senepo (Kecamatan Sooko)
Sedekah Budaya Desa Ngendut (Kecamatan Balong)
Festival Plunturan Desa Plunturan (Kecamatan Pulung)
Bedingin Bungah Desa Bedingin (Kecamatan Sambit).
Editor : Putra
Artikel Terkait
