Masih menurut Sunarto, bahwa saat ini menjadi moment Pemkab Ponorogo terlebih Plt Bupati untuk menunjukan kepada masyarakat adanya perubahan paradigma pasca terjadinya peristiwa hukum (OTT). Pemilihan Sekda baru harus menjadi titik balik, bukan sekadar kelanjutan dari pola lama.
"Plt. Bupati masih berpikir bahwa pemerintah daerah ini hanyalah kelanjutan dari yang sebelumnya, berarti tidak ada bedanya. Harus ada perubahan sistem," terangnya.
Anggota Fraksi NasDem DPRD Ponorogo ini juga menyesalkan pernyataan kepala BKD Jatim di salah satu forum yang menyatakan proses seleksi Sekda Ponorogo hanya sebatas formalitas saja. Menurutnya jika proses ini hanya formalitas mengapa proses seleksi terbuka di teruskan.
“Ada pernyataan dari BKD Propinsi Jawa Timur bahwa proses seleksi ini hanya formalitas. Pernyataan tersebut perlu diklarifikasi,” pungkasnya.
Seleksi terbuka Sekretaris Daerah Ponorogo memang tengah jadi sorotan publik. Masyarakat hanya bisa berharap bahwa nantinya yang terpilih, harus sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada.
Editor : Putra
Artikel Terkait
