PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Perilaku tak pantas yang dilakukan oleh pimpinan Ponpes Tahfidzul Quran Raden Wijaya yang ada di Desa Pulosari, Kecamatan Jambon, Ponorogo akhirnya terkuak.
JY (55) yang dianggap sebagai sosok amanah ini, ternyata diduga kuat melakukan pencabulan 11 santri. Bahkan aksi bejat itu sudah dilakukan sejak 2017 silam.
Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali mengatakan awalnya aksi bejat JY terungkap dari laporan salah satu korban. Dimana korban mengaku mendapatkan perlakuan tidak senonoh saat diminta memijat pemilik pondok tersebut.
Mirisnya, para korban yang tidak lain adalah santrinya ini, jumlahnya mencapai 11 anak, dengan rentang usia, antara 16-28 tahun.
‘’Semua korban yaitu santri laki-laki yang bermukim. Modusnya diminta datang ke ruangannya dengan alasan untuk memijat,’’ katanya.
Editor : Putra
Artikel Terkait
