PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi mengaku kagum dan terkesan dengan Sekolah Rakyat yang ada di Kabupaten Ponorogo. Selain sebagai solusi strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan di Indonesia, namun berbagai fasilitas cukup memadai serta lingkungan yang nyaman bagi anak.
Didampingi Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita Menteri PPPA Arifatul Choiri selain menyapa siswa-siswi, juga berkesempatan melihat langsung ruang kelas hingga kamar atau asrama di Sekolah Rakyat Ponorogo. Apalagi letak sekolahnya ada di samping sawah, dengan bangunan yang sangat bagus.
“Lingkungannya yang nyaman juga sehat. Fasilitasnya juga sangat menunjang, saya dulu dipesantren, tidak seperti ini. Tinggal kita memotivasi anak-anak untuk terus semangat,” kata Arifatul.
Selain itu, lanjut Arifatul bahwa setiap siswa juga diberikan fasilitas laptop, guna menunjang pembelajaran mereka. Lalu untuk kebutuhan makan juga sangat tercukupi.
“Disini beri fasiltas laptop satu-satu. Fasilitas sangat lengkap pokoknya. Makan sehari tiga kali, kemudian snack dua kali,” tambahnya.
Masih menurut Arifatul bahwa sekolah rakyat menjadi solusi bagi anak didik yang sebelumnya berasal dari keluarga rentan dan secara ekonomi tidak memungkinkan untuk mengenyam pendidikan. Oleh karena itu, kehadiran Sekolah Rakyat dinilai menjadi jalan keluar agar anak-anak Indonesia tetap memperoleh hak atas pendidikan yang berkualitas.
“Pemerintah telah memenuhi salah satu hak anak yaitu pendidikan. Sekolah Rakyat itu tepat sasaran karena yang dijangkau adalah mereka yang secara ekonomi tidak mampu untuk bersekolah,” ungkapnya.
Sementara itu Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita menjelaskan bahwa, meski telah berjalan, namun pihaknya tetap melakukan pemantauan, agar apa yang menjadi kendala maupun kekurangan bisa segera dipenuhi.
“Saya tetap memantau terus Sekolah Rakyat, agar kendala maupun kebutuhan yang mungkin perlu ditambah bisa ditindak lanjuti,” pungkasnya.
Editor : Putra
Artikel Terkait
