Pedagang bumbu dapur lainnya, Lin, juga mengaku harga cabe rawit di lapaknya kini mencapai Rp90 ribu hingga Rp95 ribu per kilogram.
“Naiknya sudah sekitar empat harian. Tidak langsung tinggi,” ungkapnya
Ia menduga lonjakan harga cabe dipicu berkurangnya stok dari daerah pemasok.
“Biasanya memang tiap tahun saat Idul Adha kebutuhan pokok naik. Banyak hajatan juga, sementara barangnya berkurang,” ujarnya.
Pasokan cabe rawit saat ini juga jauh lebih sedikit dibanding biasanya. Jika sebelumnya bisa mendapatkan hingga lima kantong besar cabai rawit, kini hanya memperoleh dua kantong.
“Cabe ini dari Kediri. Kalau dari Ponorogo kecil-kecil,” jelasnya.
Kenaikan harga cabe membuat omzet pedagang ikut menurun karena pembeli memilih mengurangi jumlah belanja.
“Kalau harga naik, yang beli juga berkurang,” pungkasnya.
Editor : Putra
Artikel Terkait
