Aksi Pencurian Kotak Amal Masjid Meresahkan Warga Ponorogo, Terjadi Juga di Desa Ketro

Putra
Aksi pencurian kotak amal masjid meresahkan warga Ponorogo hingga terekam kamera CCTV foto: istimewa

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Pencurian kotak amal kembali terjadi hingga meresahkan warga. Kali ini di Masjid Al Barokah, Desa Ketro, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo hingga terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

Dalam rekaman video berdurasi 1 menit 47 detik tersebut, kedua pelaku terlihat berpura-pura hendak beribadah sebelum menguras isi kotak amal.

Berdasarkan rekaman CCTV, dua pria yang mengenakan jaket hitam datang menggunakan sepeda motor berwarna hitam dan memarkir kendaraannya di area masjid.

Takmir Masjid Al Barokah, Maulud, mengatakan kasus tersebut baru terungkap saat pengurus hendak menghitung isi kotak amal.

"Saya tanya sama yang biasanya membuka kotak amal, katanya tidak mengambil," ujar Maulud.

Karena merasa ada kejanggalan, pengurus kemudian melakukan pengecekan kepada takmir lainnya. Namun tidak ada satu pun yang mengetahui keberadaan uang tersebut.

"Saya tanya teman-teman yang lain juga tidak tahu semua. Kami menyimpulkan kemungkinan uang itu diambil orang," katanya.

Maulud menjelaskan, awalnya pengurus kesulitan menemukan momen pencurian saat memeriksa rekaman CCTV melalui telepon genggam. Setelah dichek oleh teknisi pemasang CCTV, baru diketahui aksi pelaku akhirnya berhasil ditemukan.

"Kami sepakat mengundang yang memasang CCTV. Ketemu pengambilannya tanggal 2 Juni 2026 sekitar pukul 14.30 WIB," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan rekaman, terlihat jelas kedua pelaku bekerja sama menjalankan aksinya.

"Awalnya pura-pura hendak beribadah. Satu melihat situasi, yang satu masuk. Setelah dirasa aman, mereka mengambil uang kotak amal sampai habis," terangnya.

Sementar itu Kepala Desa Ketro, Mursid Hidayat mengungkapkan bahwa pencurian kotak amal di Masjid Al Barokah bukan yang pertama kali terjadi.

Sebelum Ramadan 2026, kotak amal masjid juga pernah kehilangan uang secara misterius. Saat itu pengurus belum memasang kamera pengawas sehingga pelaku tidak dapat teridentifikasi.

"Tahu-tahu hilang begitu saja. Lalu kami sepakat memasang CCTV. Ternyata sekarang mengambil lagi," ungkapnya.

Editor : Putra

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network