Jajanan Tradisional Kue Lapis Kini Diakui Dunia, Ini Ternyata Alasannya

Putra
Jajanan tradisional Kue Lapis ternyata telah menjadi salah satu jajanan yang diakui dunia foto: istimewa

JAKARTA, iNewsPonorogo.id - Kuliner Indonesia kaya akan rasa dan ragam yang beraneka macam. Bahkan ada kabar membanggakan, salah satu jajanan tradisional khas Nusantara, kembali mencuri perhatian dunia setelah masuk dalam daftar kue paling ikonik di dunia versi TasteAtlas.

Pengakuan ini jelas menjadi bukti bahwa kekayaan kuliner Indonesia memiliki cita rasa, keunikan, dan nilai budaya yang diakui masyarakat internasional.

Masuknya kue lapis dalam daftar tersebut sekaligus memperkuat posisi kuliner tradisional sebagai bagian penting dari identitas budaya bangsa yang patut dilestarikan.

TasteAtlas, merupakan platform panduan kuliner internasional yang dikenal rutin merilis daftar makanan terbaik dari berbagai negara, memasukkan kue lapis Indonesia ke dalam jajaran kue paling ikonik di dunia.

Penilaian tersebut tidak hanya didasarkan pada cita rasa, tetapi juga tekstur, keunikan proses pembuatan, hingga nilai budaya yang melekat pada makanan tradisional tersebut.

Kue lapis selama ini dikenal sebagai salah satu jajanan pasar yang memiliki ciri khas berupa lapisan-lapisan tipis dengan tekstur lembut, kenyal, dan rasa manis.

Proses pembuatannya juga membutuhkan ketelitian tinggi. Setiap lapisan harus dikukus secara bertahap sebelum adonan berikutnya ditambahkan hingga menghasilkan tampilan berlapis yang rapi dan menarik.

Kue lapis dibuat menggunakan bahan-bahan sederhana seperti tepung beras, tepung tapioka, santan, gula.

Tekstur yang kenyal berpadu aroma santan dan rasa manis yang seimbang menjadi alasan kue lapis tetap digemari lintas generasi.

Di Indonesia, kue lapis hadir dalam berbagai variasi sesuai dengan kekhasan daerah masing-masing.

Sebagian daerah mempertahankan warna alami dari bahan tradisional, sementara daerah lain menghadirkan warna-warni cerah yang membuat tampilannya semakin menarik.

Kue lapis tidak hanya menjadi camilan sehari-hari, tetapi juga kerap disajikan dalam berbagai acara keluarga, perayaan hari besar keagamaan, hingga upacara adat di sejumlah daerah.

Keberadaannya yang puluhan bahkan ratusan tahun menunjukkan bahwa kue lapis bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari warisan kuliner Indonesia yang diwariskan secara turun-temurun.

Editor : Putra

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network