PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Kembali terjadi seorang bocah ditemukan meninggal dunia di DAM sungai saluran irigasi persawahan di Desa Wilangan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo.
Korban yang masih berusia 10 tahun berinisial ARH ditemukan warga saat mencari ikan dengan menjaring di lokasi kejadian. Naasnya pada saat ditemukan, kondisinya sudah tidak bernyawa.
Kapolsek Sambit AKP Muhammad Isa Latif mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, korban meninggalkan rumah sekitar sejak pagi setelah subuh dengan mengendarai sepeda. Korban pergi tanpa berpamitan kepada orang tuanya.
“Berdasarkan keterangan keluarga, korban ARH sudah meninggalkan rumah setelah subuh dengan menggunakan sepedanya,” kata Isa Latif.
Lanjutnya Isa Latif menambahkan bahwa korban tidak memberitahu akan tujuan kepergiannya maupun bersama dengan siapa.
“Ya gak pamit mau kemana atau sama siapa begitu,” tambahnya.
Masih menurut Isa Latif menjelaskan bahwa penemuan jenazah bermula ketika Tumiran, 60, sedang menjaring ikan di DAM saluran irigasi tersebut disiang hari.
Saat menjaring ikan, Tumiran merasa seperti menginjak kepala seseorang. Ia kemudian berteriak sehingga mengundang perhatian warga di sekitar lokasi.
Warga yang mendengar teriakan tersebut segera menghampiri Tumiran dan melakukan pencarian di dasar sungai. Mereka kemudian mendapati tubuh seorang anak yang telah meninggal dunia.
“Korban ditemukan saat ada orang menjaring ikan di lokasi,” pungkasnya.
Warga selanjutnya mengangkat jenazah korban dari sungai. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Sambit. Petugas kemudian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, DAM tersebut merupakan saluran pengairan sawah berupa sungai kecil dengan kedalaman sekitar 1,5 meter dan lebar kurang lebih 3 meter.
Editor : Putra
Artikel Terkait
