Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Maut akibat Hindari Kucing, Pikap Tabrak Kakek hingga Tewas di TKP
Advertisement . Scroll to see content

Geger Bocah Meninggal Usai Dipaksa Setubuhi Kucing, LPA Jabar: Ia Trauma Hebat

Kamis, 21 Juli 2022 | 15:46 WIB
  • author Agung Bakti Sarasa
Geger Bocah Meninggal Usai Dipaksa Setubuhi Kucing, LPA Jabar: Ia Trauma Hebat
Ilustrasi anak trauma (freepik)

JAKARTA, iNews.id - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Barat menyesalkan peristiwa dugaan perundungan hingga korbannya meninggal dunia, Minggu (17/7/2022).

Diketahui, korban baru berusia 11 tahun dan duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Tasikmalaya. Korban diduga menjadi korban perundungan teman-temannya. Dia dipaksa menyetubuhi kucing dan direkam serta videonya disebarluaskan.

kucing

"Sebelum meninggal, si anak itu mengalami kekerasan dulu ya, perundungan oleh teman-temannya, sampai ke arah si anak diminta untuk melakukan hubungan seksual ke binatang," ungkap Manajer Program LPA Jabar, Diana Wati, Kamis (21/7/2022).

Menurut Diana, korban mengalami depresi setelah dipaksa oleh rekan sebayanya untuk menyetubuhi kucing. Pasalnya, momen saat korban menyetubuhi kucing disebar oleh para terduga pelaku di media sosial.

"Dia tentu mengalami trauma yang hebat atau gejolak yang hebat," ujarnya.

Diana juga mengungkapkan bahwa korban diduga tak berani menceritakan soal dugaan perundungan yang dialaminya kepada orang tuanya, sehingga kondisi psikologisnya semakin tertekan.

Meski begitu, Diana mengatakan, pihaknya masih mencoba melakukan sejumlah pendalaman untuk mengetahui pasti kronologis peristiwa tersebut.

"Kami sedang mencari info lain, apakah ada penyakit lain yang diderita anak atau murni dari dia gak mau makan karena saking tertekannya," katanya.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut