Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jelang Lebaran! Siswi SMKN 2 Ponorogo Buat Kue Lebaran, Segini Harganya
Advertisement . Scroll to see content

Siswi SMA Jadi Korban Perundungan, Diminta Mendesah dan Buka Baju

Senin, 04 Desember 2023 | 21:44 WIB
  • author Putra
Siswi SMA Jadi Korban Perundungan, Diminta Mendesah dan Buka Baju
siswi SMA jadi korban perundungan teman sekelas foto: Ilustrasi/istimewa

BANDAR LAMPUNG, iNewsPonorogo.id - Kasus perundungan (bullying) kembali mencuat, kali ini menimpa siswi SMA berinisial MA, di Bandarlampung. Korban MA di bully oleh teman sekelasnya denganmemaksa melakukan adegan asusila serta membuka baju. Akibatnya, MA mengalami trauma berat dan harus dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ).

Peristiwa perundungan ini dimulai sejak Juli 2023. MA mengungkapkan bahwa teman-temannya, yang jumlahnya sekitar 5 orang, memaksa dia untuk melakukan adegan asusila atas perintah seorang siswi yang menjabat sebagai ketua kelas.

"Mereka ini ada sekitar 5 orang yang sering ngerjain saya. Ada satu perintah dari ketua kelas," ujar MA, Senin (4/12/2023).

Perundungan terhadap MA tidak hanya sekadar melakukan adegan asusila. Dia juga menjadi korban perlakuan kasar lainnya.

"Saya dibawa ke kamar mandi, dipaksa buka baju, kemudian direkam. Saya juga direkam di dalam kelas di depan teman-teman yang lain, disuruh mendesah, disuruh meraba-raba area dada sambil mereka rekam. Semua itu mereka lakukan sambil menertawakan saya," ungkap MA.

Korban merasa takut melaporkan peristiwa ini sejak awal karena takut video tersebut akan disebarluaskan. Selain itu, MA juga menyampaikan bahwa seorang guru turut menjadi saksi dalam salah satu peristiwa yang dia alami.

"Ada, ada ibu guru juga di dalam kelas itu waktu saya direkam," ungkapnya.

Kakak MA, Citra, berharap pihak kepolisian dapat memberikan hukuman yang setimpal terhadap para pelaku. Keadaan mental adiknya yang terganggu, dengan seringnya MA menangis dan merasa ketakutan di malam hari.

"Kami keluarga ini cuma berharap kasus ini bisa memberikan hukuman yang setimpal untuk para pelakunya. Adik kami ini sudah benar-benar terganggu mentalnya. Kalau malam tiba-tiba jerit-jerit nangis, ketakutan," ungkapnya.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut