get app
inews
Aa Text
Read Next : Jurnalis dan Warga Tanam Pohon di Sempadan Sungai Ponorogo, Lisdyarita: Semoga Manfaat

Nahas! 4 Anak Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Sidoharjo Ponorogo, Ini Identitasnya

Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:37 WIB
header img
Empat jenazah anak yang tenggelam dibawa ke rumah duka setelah dilakukan pemeriksaan medis di Puskesmas Jambon Ponorogo foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Peristiwa nahas yang terjadi di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Empat anak dilaporkan meninggal dunia, setelah tenggelam di sungai yang berada di kawasan bawah jurang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keempat korban terdiri dari tiga anak, satu laki-laki berinisial AL, perempuan berinisial SK, perempuan berinisial AW yang masih duduk dibangku taman kanak-kanak dan satu anak perempuan berinisial JH yang duduk di bangku sekolah dasar.

Usai dievakuasi dari lokasi kejadian, seluruh korban langsung dibawa ke Puskesmas Jambon. Namun, nyawa keempat anak tersebut tidak tertolong.

Salah satu warga Suwarto, menyebut jumlahnya ada 4 dan masih anak-anak. Lokasinya merupakan sungai kecil, dan ada ditepi hutan.

"Sungainya kecil, kalau tidak ada hujan atau dari gunung ya tidak mengalir. Tenggelam disitu, total 4 anak," kata Suwarto.

Proses penyelamatan dilakukan oleh keluarga korban sendiri. Orang tua yang diduga pertama kali mengetahui kejadian tersebut langsung mengevakuasi anak-anak dari sungai.

“Yang nolong juga ortu. Dibawa ke Puskesmas Jambon, sudah meninggal," terangnya.

Lokasi sungai tempat kejadian berada di kawasan yang cukup terpencil. Selain itu juga sulit dijangkau, dan berada di bawah bukit serta jurang, jauh dari permukiman warga.

"Lokasinya di bawah bukit, bawah jurang. Masuk dukuh Sidowayah, Desa Sidoharjo," pungkasnya.

Editor : Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut