Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Perlu Pupuk Mahal, Air Cucian Beras dan Kulit Pisang Bisa untuk Tanaman Cabai
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS, 2 Mantan Kacabdindik Penuhi Panggilan Kejaksaan Ponorogo

Kamis, 05 Desember 2024 | 07:03 WIB
  • author Putra
Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS, 2 Mantan Kacabdindik Penuhi Panggilan Kejaksaan Ponorogo
Mantan Kacabdindik Nurhadi Hanuri diperiksa Kejaksaan Negeri Ponorogo dalam kasus korupsi Dana BOS foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO, iNewsPonorogo.Id - Kasus dugaan penyelewengan dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo, bergulir. Bahkan kini Kejaksaan Negeri terus melakukan pemeriksaan berbagai pihak yang terkait, usai sebelumnya tim penyidik juga menyita 7 bus dan kendaraan mewah.

Dua mantan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Jawa Timur wilayah Ponorogo-Magetan terlihat mendatangi Kejaksaan Negeri Ponorogo, yaitu Nurhadi Hanuri dan Lena.

“Benar memang ada pemeriksaan untuk mantan Kacabdindik Jawa Timur,” kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ponorogo, Agung Riyadi.

Lanjutnya, Agung menambahkan bahwa pemeriksaan saksi dari Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur ini, guna mempertanyakan terkait sekolah yang menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Kami ingin mempertanyakan apakah sekolah swasta juga mendapatkan dan BOS,” terangnya.

Selain dua mantan Kacabdindik Jawa Timur tersebut, Kejaksaan Negeri Ponorogo juga telah memeriksa setidaknya ada 22 orang, yang sebelumnya 16 orang.

“Sudah bertambah 6 orang dadi sebelumnya 16, jadi hingga kini ada 22 orang kita periksa,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejari Ponorogo tengah melakukan penyidikan dugaan penyelewengan dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo. Bahkan hal tersebut diduga telah dilakukan tahun 2019 hingga 2024 ini.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut