get app
inews
Aa Text
Read Next : Duh, Petugas Damkar Temukan Hidran Tak Fungsi dan APAR Kosong di Pasar Beran Ngawi

Gedung Farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo Terbakar Hebat, Petugas Alami Kendala Pemadaman

Minggu, 04 Januari 2026 | 19:25 WIB
header img
Gedung RSUD dr Harjono Ponorogo terbakar hebat foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Gedung Farmasi di RSUD dr Harjono Pomorogo terbakar hebat, meski berdekatan dengan ruang IGD namun tidak membuat panik pasien. Kobaran api terlihat sejak pukul 4 sore, hingga lantas membakar habis seisi gudang. 

Kebakaran tersebut tidak mengganggu pasien rawat inap. Pasalnya lokasi gedung yang terbakar terpisah dengan ruang rawat inap. Selain itu kondisi gedung juga tidak ada pegawai karena memang dalam hari libur. 

"Memang berdempetan dengan ruang IGD, tapi sudah kami tutup untuk aksesnya agar api dan asap tidak masuk ke IGD, sehingga  tidak mengganggu pasien," kata Plt. Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, Made Jaren. 

Ada 4 unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) diterjunkan untuk memadamkan api, selain itu juga dibantu oleh monil tangki dari BPBD. Setelah lebih dari dua jam, api berhasil dipadamkan.

Upaya pemadaman petugas sempat mengalami kesulitan karena banyaknya asap, sehingga mengganggu petugas. 

"Kesulitan karena kondisi asap sisa pembakaran. Gudang farmasi ini berisi dokumen serta obat obatan termasuk alkohol yang mudah terbakar," terang Kabid Damkar Kabupaten Ponorogo, Bambang Supeno.

Peristiwa kebakaran tersebut sekitar pukul 16.15 WIB. Dimana dilaporkan muncul asap pada lantai dua gedung farmasi yang berada di belakang gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD). 

Adapun dugaan sementara, api muncul akibat konsleting listrik di lantai dua tempat sejumlah dokumen obat serta gudang obat obatan.

"Kita masih melakukan pembasahan hingga asap benar benar padam," pungkasnya. 

Editor : Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut