get app
inews
Aa Text
Read Next : Sadis! Israel Bom Bayi Kembar Berusia 4 Hari Bersama Ibunya di Gaza hingga Tewas 

Kabar Terbaru PM Israel Netanyahu Bikin Geger Media Sosial, Benar Tewas?

Senin, 16 Maret 2026 | 14:33 WIB
header img
Kabar tewasnya Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bikin ramai media sosial foto: istimewa

TEL AVIV, iNewsPonorogo.id - Kabar hingga klaim tewasnya Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu akibat serangan rudal Iran terus jadi perbincangan di media sosial. Hal itu membuat, Kantor PM Israel kebakaran jenggot sampai akhirnya berikan pernyataan.

"Ini adalah berita palsu; Perdana Menteri baik-baik saja," kata kantor PM Israel, yang dilansir Minggu (15/3/2026).

Hingga kini menjadi pertanyaan publik, bahwa Netanyahu juga tak kunjung muncul secara fisik di depan publik.

Kabar kematian Netanyahu berasal dari media Iran, Tasnim News Agency. Hal tersebut menjadi teka-teki yang belum terjawab, meski Netanyahu sempat muncul dalam video yang dianggap janggal, karena adanya penampakan tangan kanannya terlihat punya enam jari. Bahkan disebut-sebut jika video itu merupakan kegagalan generate video artificial intelligence (AI).

Video tersebut muncul di akun X Netanyahu, yang menyampaikan pernyataan tentang perang Israel dan AS melawan Iran, yang melanda seluruh wilayah Timur Tengah dan memasuki hari ke-15.

Divideo, Netanyahu juga menyebut Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Ayatalloh Mojtaba Khamenei, sebagai boneka Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Warganet terus bertanya-tanya apakah video kemunculan Netanyahu itu asli atau buatan AI. Banyak komentar yang muncul antara lain "Kesalahan jari AI klasik" dan "Perhatikan tangannya dengan saksama". 

"Terakhir kali saya periksa, manusia biasanya tidak memiliki 6 jari...AI memilikinya. Apakah Netanyahu sudah tiada?" tulis akun AustraliaFirstOnly (@gigabasedd) di X.

Editor : Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut