Guru GTT Ponorogo Kembali Minta Masuk Dapodik, Miseri: Sudah Ada Lampu Kuning
PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Sejumlah perwakilan guru honorer non-Dapodik mendatangi kantor DPC Partai Demokrat Ponorogo, guna mengadukan permasalahan belum dibukanya Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hal ini dilakukan karena hingga kini masih belum adanya tanggapan maupun jawaban dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terkait nasib mereka, meski sebelumnya juga telah menggelar aksi demonstrasi.
Selain itu para guru tidak tetap (GTT) non Dapodik ini juga berulang kali menyurati pihak DPRD maupun Pemkab untuk dilakukan dengar pendapat. Hingga akhirnya mereka mengadu ke Fraksi Partai Demokrat DPRD Ponorogo melalui program Juara.
“Kami sengaja mendatangi kantor DPC Demokrat untuk mengadukan nasib terkait permasalahan Dapodik. Hingga kini belum ada tanggapan maupun tindak lanjut dari Pemkab Ponorogo,” kata Ketua Forum Guru Honorer Non Dapodik, Mahmud Danuri.

Lanjutnya, Mahmud menambahkan bahwa sejak awal pihaknya sudah menjelaskan bahwa permintaan utama hanya masuk dalam Dapodik saja. Lalu tidak akan menuntut hal yang lebih terkait penganggaran yang membebani keuangan daerah. Selain itu juga tidak meminta semua dimasukkan, mungkin bisa dipilah-pilah.
“Tidak menuntut besaran insentif yang membebani keuangan daerah. Kalau Dapodik dibuka dan yang dimasukan hanya yang mengabdi lama juga tidak jadi masalah,” terangnya.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Ponorogo, Miseri Effendy mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus memperjuangkan apa tang menjadi keinginan daripada para guru GTT untuk bisa masuk dalam Dapodik.
“Kami memang menerima perwakilan guru GTT non Dapodik di program Juara setiap hari Jumat. Jelas akan kami kawal aspirasi mereka sampai dipenuhi oleh pemerintah,” ungkap Miseri yang juga anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Timur.
Miseri menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan Pemkab Ponorogo dalam hal ini Dinas Pendidikan. Kami juga meminta sejumlah opsi baik dari pihak Dindik maupun dari para guru GTT. Sehingga nantinya bisa ketemu jalan keluarnya.
“Saya sudah berkordinasi dengan kepala Dindik. Sudah ada lampu kuning. Kemungkinan opsinya akan ada klasifikasi mana yang bisa dimasukan, artinya nanti tidak semua guru bakal masuk Dapodik. Saya juga meminta opsi daripada para guru GTT,” pungkasnya.
Menurut data dari Forum Guru Honorer Non Dapodik bahwa ada lebih dari 1000 guru GTT yang belum masuk dalam Dapodik.
Editor : Putra