Waspada Influenza A, Dinas Kesehatan Ponorogo Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Merebaknya kasus Influenza A membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan dengan memperkuat pemantauan penyakit bergejala menyerupai flu di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan. Selain itu masyarakat Ponorogo juga diminta tidak panik.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo, Anik Setyarini, mengatakan pemantauan terus dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin apabila terjadi peningkatan kasus flu di masyarakat.
Pemantauan tidak hanya dilakukan berdasarkan laporan fasilitas kesehatan. Dinkes juga memanfaatkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) untuk melihat perkembangan kasus, terutama penyakit dengan gejala yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
"Masyarakat diminta untuk tetap perlu waspada, tetapi tidak perlu panik," kata Anik.
Melalui SKDR, petugas kesehatan memantau kelompok kasus Influenza Like Illness (ILI) serta Severe Acute Respiratory Infection (SARI).
Keduanya menjadi bagian dari pemantauan karena berkaitan dengan penyakit infeksi saluran pernapasan. Sementara SARI secara khusus mendapat perhatian ketika pasien mengalami gejala berat hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan kondisi kesehatan masyarakat sekaligus mendeteksi pola kasus yang perlu segera ditindaklanjuti.
"Pemantauan terus kami lakukan melalui fasilitas pelayanan kesehatan dan SKDR," ungkapnya.
Lanjutnya Anik menegaskan, munculnya gejala flu pada seseorang belum dapat dijadikan dasar untuk memastikan bahwa orang tersebut terinfeksi Influenza A.
Kepastian mengenai infeksi membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk melalui uji laboratorium khusus. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan diagnosis sendiri hanya berdasarkan gejala yang muncul.
Selain pemantauan, Dinkes Ponorogo mengimbau masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai bagian dari upaya mencegah penularan penyakit infeksi saluran pernapasan.
Masyarakat dianjurkan mencuci tangan menggunakan sabun secara rutin. Penggunaan masker juga dianjurkan ketika seseorang sedang mengalami flu.
Orang yang sedang sakit juga diminta membatasi interaksi dengan orang lain, terutama di tempat ramai. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi penularan kepada orang di sekitarnya.
"Bagi masyarakat yang sedang sakit, sebaiknya tidak memaksakan diri beraktivitas di kerumunan atau sekolah," pungkasnya.
Dinkes Ponorogo juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan apabila menemukan sejumlah orang mengalami flu dalam waktu yang berdekatan.
Terlebih jika kasus tersebut disertai gejala yang cukup berat. Kondisi seperti itu perlu segera disampaikan kepada petugas kesehatan agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai kebutuhan.
Editor: Putra