Cara Membuat Kue Apem Gula Merah yang Lembut dan Mekar, Tanpa Mixer
PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Kue apem gula merah menjadi salah satu jajanan tradisional yang hingga kini masih banyak digemari. Teksturnya yang empuk dan kenyal berpadu dengan rasa manis legit serta aroma khas gula merah membuat kue jadul ini cocok disajikan sebagai teman minum teh bahkan bisa buat jualan.
Cara membuat kue apem gula merah sebenarnya cukup sederhana. Adonan dapat dibuat tanpa mixer dan hanya membutuhkan bahan-bahan yang mudah ditemukan.
Pertama, rebus santan bersama gula merah, gula pasir, garam, dan daun pandan. Masak hingga gula larut sempurna, kemudian matikan api. Biarkan campuran tersebut hingga hangat kuku.
Sementara itu, campurkan kelapa parut dengan sedikit garam dan daun pandan dalam wadah terpisah. Kukus selama 10–15 menit agar kelapa tidak mudah basi.
Selanjutnya, campurkan tepung beras, tepung terigu, ragi instan, dan vanili dalam wadah berukuran besar.
Tuangkan rebusan santan dan gula merah yang sudah hangat kuku secara bertahap ke dalam campuran tepung. Aduk menggunakan whisk hingga adonan menjadi halus dan licin.
Tutup wadah menggunakan kain bersih atau plastic wrap. Diamkan adonan selama sekitar 30–45 menit hingga mengembang dan terlihat berbusa.
Setelah proses fermentasi selesai, masukkan baking powder. Aduk perlahan hingga baking powder tercampur rata ke seluruh adonan.
Panaskan kukusan menggunakan api besar. Cetakan kue apem juga dapat dipanaskan terlebih dahulu di dalam kukusan.
Tuangkan adonan ke dalam cetakan hingga hampir penuh. Kukus selama 15–20 menit dengan api besar hingga kue apem mengembang, mekar, dan matang merata.
Setelah matang, angkat kue dari kukusan. Biarkan hingga agak dingin sebelum dikeluarkan dari cetakan agar bentuknya tidak mudah rusak.
Kue apem gula merah kemudian dapat disajikan bersama taburan kelapa parut kukus yang gurih.
Salah satu kunci agar kue apem bisa mekar sempurna, lembut, dan tidak bantat adalah penggunaan ragi instan yang dipadukan dengan baking powder. Selain itu, proses pengukusan menggunakan api besar juga menjadi bagian penting dalam pembuatan kue tradisional ini.
Proses pembuatan dimulai dengan memasak santan bersama gula merah, gula pasir, garam, dan daun pandan. Campuran tersebut perlu dimasak hingga gula benar-benar larut.
Setelah itu, rebusan santan dan gula harus didiamkan hingga hangat kuku sebelum dicampurkan ke bahan tepung. Suhu yang terlalu panas dapat memengaruhi kerja ragi dalam adonan.
Adonan kemudian difermentasi selama 30–45 menit. Tahap ini penting untuk memberikan kesempatan kepada ragi bekerja sehingga adonan mengembang dan menghasilkan tekstur apem yang lebih lembut.
Baking powder baru ditambahkan setelah proses fermentasi selesai. Adonan kemudian dikukus menggunakan api besar agar kue dapat mengembang dan membentuk permukaan yang mekar.
Editor: Putra