Resep Keripik Sawi Renyah Pedas, Camilan Kriuk Bikin Nagih
PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Ada jajanan yang terbilang unik dan bisa dicoba dibuat sendiri di rumah yaitu keripik sawi renyah pedas yang gurih, kriuk, dan cocok dijadikan camilan.
Keripik sawi dibuat dari lembaran daun sawi hijau atau caisim yang dibalut adonan tepung berbumbu, kemudian digoreng hingga kering.
Sekilas, camilan ini mirip keripik bayam yang lebih dulu populer. Bedanya, sawi memiliki karakter rasa tersendiri yang membuatnya menarik untuk dijadikan alternatif camilan berbahan sayuran.
Cara membuat keripik sawi renyah pedas juga cukup sederhana. Bahan-bahannya mudah ditemukan di pasar maupun toko bahan makanan.
250 gram sawi hijau atau caisim, pilih yang segar dan berdaun lebar dan Minyak goreng secukupnya
150 gram tepung beras, 50 gram tepung tapioka, 1 sendok makan tepung maizena, 1 butir putih telur (opsional) dan 250 ml air es
4 siung bawang putih, 1 sendok teh ketumbar bubuk, ½ sendok teh kunyit bubuk, 1 sendok teh garam dan ½ sendok teh kaldu bubuk
3 sendok makan cabai bubuk atau sesuai selera, ½ sendok teh gula halus, ½ sendok teh garam dan ¼ sendok teh kaldu bubuk
Cuci bersih sawi hijau, buang bagian bonggolnya, lalu potong daun sesuai selera. Tiriskan dan tepuk-tepuk menggunakan tisu dapur hingga benar-benar kering. Langkah ini penting agar minyak tidak mudah memercik dan lapisan tepung lebih mudah menjadi renyah.
Haluskan bawang putih, kemudian campurkan dengan ketumbar bubuk, kunyit bubuk, garam, dan kaldu bubuk. Aduk hingga seluruh bumbu tercampur rata.
Masukkan tepung beras, tepung tapioka, dan tepung maizena ke dalam wadah. Tambahkan bumbu halus, kemudian tuangkan air es sedikit demi sedikit sambil diaduk.
Buat adonan dengan konsistensi encer menyerupai krim cair agar dapat melapisi daun sawi secara tipis. Hindari mengaduk terlalu berlebihan.
Masukkan putih telur jika ingin menggunakannya. Aduk sebentar hingga tercampur rata. Putih telur bersifat opsional, sehingga bisa dilewatkan jika ingin membuat adonan tanpa telur.
Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak menggunakan api sedang hingga mencapai suhu sekitar 170 derajat Celsius. Jika tidak memiliki termometer, teteskan sedikit adonan ke dalam minyak. Adonan yang langsung mengapung dan mengeluarkan gelembung menandakan minyak mulai siap digunakan.
Celupkan setiap lembar daun sawi ke dalam adonan. Pastikan seluruh permukaannya terlapisi tipis dan tidak ada gumpalan tepung yang berlebihan.
Masukkan daun sawi satu per satu ke dalam minyak panas. Jangan menggoreng terlalu banyak sekaligus agar suhu minyak tidak turun drastis.
Goreng hingga buih mulai berkurang, lapisan tepung berwarna kuning keemasan, dan keripik terasa kaku. Jaga api agar keripik matang merata tanpa cepat gosong.
Angkat keripik sawi, lalu tiriskan di atas rak kawat agar sisa minyak turun. Jika menggunakan tisu dapur, pastikan keripik tidak menumpuk agar uap panas tidak terperangkap dan membuat teksturnya cepat lembek.
Campurkan cabai bubuk, gula halus, garam, dan kaldu bubuk. Taburkan campuran tersebut pada keripik saat masih hangat, kemudian aduk perlahan hingga bumbu merata.
Biarkan keripik dingin sepenuhnya sebelum dimasukkan ke dalam toples kedap udara.
Editor: Putra