11 Patung di Ponorogo Bakal Dicat Ulang, Pemkab Anggarkan Rp300 Juta
PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Wajah perkotaan Ponorogo bakal tampil fress. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiapkan peremajaan visual terhadap 11 patung yang tersebar di sejumlah perempatan jalan protokol.
Tak hanya patung, penataan juga menyasar landmark ikonik seperti jam kota. Seluruh objek tersebut akan dicat ulang dengan konsep warna yang lebih variatif agar suasana perkotaan tidak terlihat monoton.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Pertamanan DLH Ponorogo, Adhi Fahrianto, mengatakan proses pengadaan proyek tersebut telah rampung. Saat ini, pihaknya tinggal menuntaskan administrasi dan penerbitan Surat Perjanjian Kerja (SPPj).
"Proses pengadaannya alhamdulillah sudah selesai. Kemarin kan masuk di anggaran Perubahan APBD (P-APBD)," terang Adhi.
Menurutnya, peremajaan ini juga menjadi upaya pemerintah daerah untuk mewujudkan keinginan masyarakat. Sebelumnya, DLH telah menjaring aspirasi melalui mekanisme voting untuk mengetahui konsep penataan yang diharapkan warga.
"Kemarin itu kan kita sempat sounding ya dengan Ibu Plt Bupati, masyarakat maunya seperti apa. Kita vote kemarin itu, ya kita coba untuk mewujudkan keinginan masyarakat," jelasnya.
Menariknya, pengecatan 11 patung tersebut tidak akan menggunakan satu warna seragam. DLH menyiapkan kombinasi konsep natural dan monokrom pada sejumlah titik agar tampilan setiap kawasan memiliki karakter berbeda.
"Jadi, tidak semua patung warnanya sama. Ada beberapa spot itu nanti ada yang kita pakai natural, ada yang nanti ada monokrom," tambah Adhi.
Proyek peremajaan tersebut, DLH Ponorogo mengalokasikan anggaran sekitar Rp300 juta. Pengerjaan fisik ditargetkan mulai awal November 2026. Perubahan tampilan patung dan landmark kota tersebut dapat membuat wajah Ponorogo lebih menarik sekaligus memberikan suasana baru bagi masyarakat.
"Yang jelas nanti akan ada perubahan biar tidak monoton," pungkasnya.
Editor: Putra