Tim SAR Temukan Teman Ali
Setelah dilakukan pencarian, usai dilaporkan tak kembali ke basecamp, pada Senin (29/12/2025) pagi, tim menemukan Himawan di sekitar Pos 9 atau sekitar 100 meter dari puncak Gunung Slamet, dengan kondisi lemas dan cedera kaki.
Himawan kemudian dievakuasi ke basecamp untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasar keteranganya kepada tim SAR, Ali Syafiq turun lebih dahulu untuk mencari bantuan.
Basarnas Kerahkan 70 Personel
Dalam operasi pencarian Basarnas Semarang, menerjunkan sedikitnya 70 personel gabungan yang terdiri atas tim inti dan relawan berkualifikasi khusus untuk menyisir lereng gunung tertinggi di Jawa Tengah tersebut. Meski antusias relawan cukup tinggi dan mencapai 120 orang, hanya 70 orang yang lolos seleksi ketat.
Basarnas juga sempat memperpanjang operasi pencarian selama dua hari, setelah akhirnya dihentikan sementara pada Rabu (7/1/2026).
Tiga tim diarahkan untuk melakukan penyisiran dari Pos 3 hingga Pos 5 ke arah bawah. Sementara itu, tim lainnya difokuskan melakukan sweeping pada area puncak aliran air yang merupakan batas vegetasi, atau lebih tepatnya perbatasan jalur Baturaden, Kabupaten Banyumas.
Sang Ayah Ikut Turun Cari Ali
Pada saat operasi pencarian, Basarnas memberikan izin khusus kepada sang ayah Ali Syafiq, yaitu Dhani Rusman, untuk ikut serta dalam tim.
Hanya berbekal tongkat, Dhani turun langsung menyusuri hutan belantara demi menemukan putranya. Dhani memutuskan terjun langsung ke area pencarian setelah menerima informasi bahwa anaknya diduga keluar jalur pendakian. Diperkirakan berada di rentang Pos 3 hingga Pos 5.
Sebuah video dokumentasi yang menyayat hati, Dhani tampak membelah semak belukar tanpa alat, hanya menggunakan tangan kosong dan tongkat sambil terus memanggil nama anaknya.
Editor : Putra
Artikel Terkait
