PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Sebuah tradisi yang sudah ada sejak lama di Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Ponorogo tetap dilestarikan hingga saat ini. Selain menjadi moment kebersamaan masyarakat adat setempat, ritual yang diberi nama Methik ini, adalah bentuk rasa syukur atas limpahan hasil panen padi.
Sebelum ritual Methik dilakukan, warga bersama sejumlah sesepuh dan kepala berjalan kaki atau arak-arakan dari balai desa menuju area persawahan. Selain itu ada dua sosok penari yang diberi nama Raden Sedoni dan Roro Blonyoh. Keduanya merupakan simbol kemakmuran para petani.
Diarea persawahan tempat ritual dibikinkan ada tangga yang mengisyaratkan bahwa Dewi Sri turun dari kayangan ke Desa Glinggang untuk memberikan sumber kemakmuran.
Selain itu didalam arak-arakan juga ada ratusan tumpeng yang dibawa warga untuk nanti dimakan secara bersama-sama.
“Tradisi atau ritual Methik ini rutin digelar setiap jelang panen raya padi,” kata salah satu warga, Suwarti.
Editor : Putra
Artikel Terkait
