Dukung Petani Muda, Pemkab Ponorogo Bagikan Ratusan Alsintan

Putra
Pemkab Ponorogo bagikan sejumlah Alsintan kepada puluhan kelompok tani (Foto: iNewsPonorogo.id/Putra).

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus memperkuat sektor pertanian melalui modernisasi alat produksi. Salah satu upaya yaitu dengan membagikan sebanyak 239 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) yang disalurkan kepada 44 kelompok tani. Hal ini guna mendukung ketahanan pangan, sekaligus mendorong lahirnya generasi baru petani muda.

Bantuan tersebut berasal dari sinergi pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), APBD Provinsi Jawa Timur, serta APBD Kabupaten Ponorogo.

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan bantuan alsintan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberi semangat baru bagi para petani.

"Bantuan ini kami harapkan membuat para petani semakin semangat dalam menanam padi sehingga hasil panennya bisa lebih baik dan produksinya semakin meningkat," katanya.

Lanjutkan Lisdyarita menjelaskan bahwa dari total bantuan yang disalurkan, terdiri atas 117 unit alsintan bermesin dan 122 unit alsintan nonbermesin yang akan dimanfaatkan oleh kelompok tani penerima.

Modernisasi sektor pertanian menjadi langkah penting untuk menarik minat generasi muda agar tidak meninggalkan sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan.

Ia berharap keberadaan berbagai alat pertanian modern mampu mengubah pandangan anak muda bahwa bertani kini dapat dilakukan dengan teknologi yang lebih praktis, efisien, dan produktif.

"Harapannya anak-anak muda mau belajar bertani karena sekarang sudah banyak alat-alat modern di Ponorogo. Kalau tidak ada regenerasi petani, ke depan siapa yang akan melanjutkan bertani," terangnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dipertahankan) Kabupaten Ponorogo, Masun, mengungkapkan bahwa penggunaan alsintan merupakan bagian dari strategi meningkatkan efisiensi usaha tani.

Menurutnya, biaya produksi menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi petani. Dengan dukungan teknologi pertanian modern, biaya operasional dapat ditekan sehingga keuntungan petani semakin meningkat.

"Bertani harus dilakukan secara efisien. Penggunaan alat dan mesin pertanian menjadi salah satu cara menekan biaya produksi sehingga petani memperoleh nilai tambah yang lebih besar," pungkasnya.

Penyaluran bantuan alsintan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, sebanyak 44 kelompok tani menerima bantuan sesuai alokasi yang telah ditetapkan.

Namun demikian, masih terdapat bantuan yang akan didistribusikan kepada kelompok tani lainnya dalam waktu mendatang, termasuk 60 unit pompa air (water pump) yang saat ini masih menunggu proses penetapan alokasi.

Editor : Putra

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network