PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Lelang dan penjualan langsung barang rampasan hasil tindak pidana yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo disambut antusias warga. Seluruh barang yang ditawarkan dalam dua hari penjualan ludes terjual dengan total nilai mencapai Rp77.584.000. Seluruh hasil penjualan tersebut akan disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Lelang barang-barang hasil kejahatan ini dilakukan di Kejari Ponorogo di Jalan MT Haryono, Kelurahan Jingglong, selama dua hari dipadati warga yang ingin mengikuti lelang dan penjualan langsung ini. Para peserta saling bersaing memberikan penawaran demi memperoleh barang yang diincar.
"Total dalam dua hari lelang kami mencapai Rp77.584.000, yang selanjutnya akan disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)," kata Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, Kejari Ponorogo, Sebastian Puruhita Handoko.
Pada pelaksanaan lelang pertama yang digelar Selasa (28/7/2026), Kejari Ponorogo melelang 35 paket atau lot telepon genggam (handphone). Dari lelang tersebut, diperoleh penerimaan sebesar Rp28.299.000.
Sementara pada penjualan langsung yang berlangsung Kamis (30/7/2026), barang yang ditawarkan meliputi kayu, sepeda motor dalam kondisi scrap, sepeda kayuh, hingga gergaji mesin. Seluruh barang tersebut habis terjual dengan nilai mencapai Rp49.285.000.
"Hari ini selesai dilakukan penjualan langsung. Ada barang berupa kayu, beberapa motor scrap, sepeda kayuh, hingga gergaji mesin. Seluruh barang hari ini laku dengan total Rp49.285.000," jelasnya.
Antusiasme masyarakat mengikuti lelang terlihat dari banyaknya peserta yang mendaftar. Terdapat sekitar 80 peserta yang hadir mengikuti kegiatan secara langsung, sedangkan peserta yang terdaftar melalui sistem online mencapai sekitar 170 orang.
Salah seorang peserta, Agung, mengaku berhasil memperoleh sejumlah barang dalam penjualan tersebut. Ia membeli berbagai jenis kayu, gergaji mesin, sepeda motor, hingga sepeda kayuh.
"Kayunya nanti dibuat perabot. Kalau sepeda motor sama sepeda digunakan untuk keperluan usaha saya di bidang kontraktor," pungkasnya.
Editor : Putra
Artikel Terkait
