Ratusan Kaligrafer Berbagai Negara Ikut Festival Kaligrafi Internasional Gontor Ponorogo
PONOROGO,iNewsPonorogo.id - Ratusan kaligrafer dari berbagai negara ikut andil dalam Festival Kaligrafi Internasional Gontor. Sedikitnya ada 279 peserta yang mengikuti perlombaan yang digelar dalam rangka peringatan 100 tahun Gontor.
Festival Kaligrafi Internasional Gontor digelar di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo. Mengusung tema “Menulis Peradaban, Merawat Warisan, Menuju Abad Kedua Gontor”, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pertukaran ilmu dan pengalaman bagi para pelaku seni kaligrafi.
Para peserta berasal dari Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand. Festival berlangsung selama tiga hari. Didalam festival ini juga digelar workshop, sharing session, hingga pameran karya.

"Festival Kaligrafi Internasional yang membawa sebuah tema yang luar biasa, yaitu ‘Menulis Peradaban, Merawat Warisan Menuju Abad Kedua Gontor’,” kata Ketua Panitia Festival Kaligrafi Internasional Gontor, Khairul Umam,
Dalam festival tersebut, lomba kaligrafi menjadi salah satu agenda utama. Sebanyak 279 kaligrafer mengikuti kompetisi yang mempertandingkan tiga kategori.
Kehadiran peserta dari empat negara ASEAN tersebut sekaligus memperkuat nuansa internasional festival kaligrafi yang digelar di Gontor.
Selain perlombaan, panitia juga menyiapkan sejumlah workshop pembuatan Kertas Daluwang Gontor. Tradisi pembuatan kertas tersebut memiliki keterkaitan dengan warisan budaya Tegalsari yang kini berupaya dihidupkan kembali.
“Kertas yang sudah lama menjadi tradisi Tegalsari sekarang ingin dilestarikan ulang, maka nanti akan ada workshop Kertas Daluwang Gontor,” terang Khairul.
Workshop lainnya meliputi tazhib kaligrafi klasik, seni ebru, serta berbagai kegiatan seni lainnya.
Selain itu panitia juga menggelar sharing session bertajuk “Dari Nusantara Menuju Mata Dunia” dan pembahasan mengenai Mushhaf Gontor. Secara keseluruhan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 350 peserta dari berbagai kalangan. Mereka terdiri atas santri dan santriwati, guru PMDG putra dan putri, pondok-pondok alumni, kalangan pondok kaligrafi, hingga masyarakat umum.
Festival Kaligrafi Internasional Gontor juga menghadirkan pameran karya kaligrafi. Pameran tersebut dibagi menjadi dua sisi yang menampilkan perkembangan seni kaligrafi dari pendekatan berbeda. Bagian barat menampilkan seni kaligrafi klasik, sedangkan sisi timur menghadirkan seni kaligrafi kontemporer.
Pameran tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat perkembangan seni kaligrafi Islam.
Editor: Putra