Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Sampah Dibuang  di Balai Kota Depok, Wali Kota Sebut Aksi Provokator, Minta Aparat Bertindak
Advertisement . Scroll to see content

Rumah Terbakar di Pemukiman Padat Penduduk Bikin Panik Warga Ponorogo

Rabu, 09 September 2026 | 18:30 WIB
  • author Dinar Putra
Rumah Terbakar di Pemukiman Padat Penduduk Bikin Panik Warga Ponorogo
Petugas Damkar Ponorogo berusaha padamkan api dirumah yang berada dipemukiman padat penduduk (Foto: iNewsPonorogo.id/Putra).

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Sebuah rumah kosong di Jalan Gatot Koco, Kelurahan Pakunden, Kabupaten Ponorogo, terbakar hebat. Kebakaran di pemukiman padat penduduk ini, diduga karena tumpukan sampah yang dibakar di sekitar merembet ke bagian rumah.

Kebakaran terjadi awalnya api muncul dari tumpukan sampah di sisi utara bangunan sebelum kemudian menjalar ke rumah milik Bunga Mariana yang berada di sisi selatan.

Beruntung, rumah tersebut sudah tidak dihuni sehingga tidak ada korban jiwa maupun harta benda berharga yang ikut terbakar.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Damkar Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan pihaknya menerima laporan langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

“Informasi awal yang kami terima, kebakaran berawal dari pembakaran sampah,” kata Bambang.

Menurut dia, tumpukan sampah yang dibakar cukup banyak. Kondisi angin saat kejadian membuat api sulit dikendalikan hingga akhirnya merembet ke bangunan rumah.

Bambang menjelaskan, rumah yang terbakar baru beberapa bulan ditinggalkan setelah masa kontrak penghuni sebelumnya berakhir. Karena tidak ada penghuni di dalam rumah, kobaran api nyaris tidak langsung diketahui.

“Tidak ada harta benda berharga yang terbakar, namun kondisi rumah khususnya atap terbakar parah,” jelasnya.

Ketua RT setempat, Teguh Setyanto, membenarkan rumah tersebut memang sudah lama tidak ditempati. Menurutnya, hanya tersisa sejumlah perabot seperti meja dan kursi di dalam bangunan.

“Rumahnya memang kosong, setelah ditinggal pengontrak terakhir,” pungkasnya.

Saat api mulai membesar, warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut menghadapi kendala karena lokasi rumah berada di gang yang cukup sempit. Angin yang bertiup kencang membuat api lebih mudah merambat.

Editor: Putra

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut