PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Meninggalnya Affan Kurniawan masih dikenang oleh para pengemudi ojek online di Ponorogo. Hal ini terlihat dalam suasana penuh haru dan kebersamaan mewarnai kegiatan yang digelar di Masjid Uswatun Hasanah Polres Ponorogo, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo.
Kegiatan yang diikuti para pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam berbagai paguyuban dan komunitas.
Aksi tersebut menjadi momentum bagi para pengemudi ojol untuk mengenang dan mendoakan mendiang Affan Kurniawan, sekaligus memanjatkan doa bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia agar senantiasa diberikan keamanan, keadilan, kemakmuran dan keberkahan bagi seluruh masyarakatnya.
Silaturahmi tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara Polres Ponorogo dengan komunitas driver ojol yang sehari-hari beraktivitas di wilayah Kabupaten Ponorogo.
Hadir dalam kegiatan tersebut ada Wadah Antar Rider Online Kota Ponorogo (WAROK), sejumlah ketua komunitas ojol roda dua, di antaranya Maxxim, Shopee, Grenjeng, dan lainnya.
Kegiatan diawali dengan salat Isya berjamaah yang diikuti komunitas ojol bersama anggota Polres Ponorogo. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan doa bersama.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi dan komunikasi antara kepolisian dengan komunitas ojol. Keberadaan pengemudi ojol memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat di era saat ini.
“Silaturahmi seperti ini menjadi bagian penting untuk membangun komunikasi dan kebersamaan. Kami berharap hubungan antara Polres Ponorogo dan komunitas ojol terus terjaga dengan baik, sehingga bersama-sama dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” kata Andin.
Andin juga berharap para pengemudi ojol selalu mengutamakan keselamatan dalam menjalankan aktivitas serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kami berharap seluruh rekan-rekan driver selalu berhati-hati di jalan, menjaga ketertiban, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” terangnya.
Kapolres Ponorogo menegaskan bahwa kepolisian terbuka dalam menjalin komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojek online.
“Didalam melaksanakan tugas, dibutuhkan peran serta seluruh masyarakat, termasuk komunitas ojol. Mari kita bersama-sama menjaga Ponorogo agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pungkas Andin.
Komunitas ojol Kabupaten Ponorogo juga menyampaikan sejumlah sikap dan harapan. Salah satunya adalah harapan agar para pemimpin yang melakukan korupsi dapat segera diproses dan diadili sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Selain itu, mereka juga mendoakan agar para pemimpin yang amanah senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah SWT dan dijauhkan dari berbagai fitnah.
Editor : Putra
Artikel Terkait
