Bapanas Pantau Penyaluran Bantuan Pangan Warga Miskin di Ponorogo

Putra
Bapanas memantau penyaluran bantuan pangan ke warga miskin di Ponorogo foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO, iNewsPonorogo.id -  Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan monitoring penyaluran bantuan pangan (banpang) pemerintah di Kelurahan Jingglong, Kabupaten Ponorogo. Warga masyarakat miskin dan miskin ekstrem yang masuk dalam desil 1-4 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial mendapatkan bantuan berupa beras sebanyak 30 kilogram.

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, mengatakan khusus di Kelurahan Jingglong terdapat 107 warga yang menerima bantuan pangan. Penyaluran dilakukan melalui Perum Bulog.

Pemerintah menargetkan penyaluran bantuan pangan di daerah dapat diselesaikan pada pertengahan September 2026. Sementara secara nasional, Bulog menargetkan seluruh penyaluran paling lambat akhir September.

“Bantuan pangan ini tujuannya untuk meringankan beban masyarakat. Kalau diberikan gratis, otomatis pengeluaran rumah tangga yang seharusnya untuk membeli makanan bisa digunakan untuk keperluan lainnya,” kata Andriko.

Selain itu, lanjut Andriko mengungkapkan bahwa pihaknya juga membuka ruang perbaikan apabila ditemukan ketidaksesuaian data penerima bantuan di lapangan.

Masyarakat yang dinilai memenuhi kriteria tetapi belum masuk dalam daftar penerima manfaat dapat mengusulkan perbaikan data melalui RT dan lurah atau kepala desa secara berjenjang.

“Jika ditemukan tidak adanya kesesuaian bisa mengajukan perbaikan. Sedang yang meninggal itu jatahnya bisa dialihkan ke yang lain yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Ponorogo Budiwan Susanto mengatakan wilayah kerja Kantor Cabang Bulog Ponorogo mencakup tiga kabupaten, yakni Ponorogo, Pacitan, dan Magetan. Total penerima bantuan pangan di tiga wilayah tersebut mencapai sekitar 315 ribu keluarga penerima manfaat (KPM). Khusus Kabupaten Ponorogo, jumlah penerima bantuan pangan mencapai 141.935 KPM.

“Kancab Ponorogo total yang menerima 315 ribu KPM meliputi Ponorogo, Pacitan dan Magetan. Kabupaten Ponorogo total penerimanya 141.935 KPM,” ungkap Budiwan.

Budiwan menyebut realisasi penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Ponorogo saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Bulog terus mempercepat distribusi agar bantuan dapat segera diterima seluruh KPM sesuai target.

“Mulai minggu kemarin sudah disalurkan dan realisasinya 60 persen, harapan kami sesuai target di tanggal 15 September seluruhnya bisa terselesaikan,” jelasnya.

Salah seorang penerima bantuan, Indah Mawarni, warga Kelurahan Jingglong, mengaku bantuan beras 30 kilogram tersebut sangat membantu keluarganya.

“Alhamdulillah sangat membantu sekali, bisa meringankan beban. Harga beras sangat mahal sekali,” pungkas Indah.

Secara nasional, program bantuan pangan pemerintah menyasar sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Untuk wilayah Jawa Timur, pemerintah menyiapkan sekitar 1,17 juta ton beras bagi sekitar 5,6 juta KPM.

Hingga saat ini, penyaluran bantuan pangan sebanyak 30 kilogram beras per KPM di Jawa Timur telah terealisasi sekitar 43 persen, atau telah diterima sekitar 745 ribu KPM.

Editor : Putra

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network