PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Rayap menjadi salah satu hewan yang kerap dikhawatirkan pemilik rumah, terutama pada bangunan yang memiliki banyak material berbahan kayu. Koloni rayap dapat merusak kusen, pintu, furnitur hingga bagian konstruksi tertentu yang bisa membahayakan, karena dapat sewaktu waktu ambruk.
Selain menggunakan metode pengendalian hama, sejumlah tanaman dengan aroma atau senyawa alami tertentu juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari mengurangi keberadaan rayap.
Cara ini menarik karena selain membantu menjaga lingkungan rumah dari rayap, tanaman tersebut juga dapat mempercantik halaman. Beberapa di antaranya bahkan mudah ditanam di pot sehingga cocok untuk rumah dengan lahan terbatas.
Berikut empat tanaman yang dikenal memiliki aroma atau kandungan senyawa yang tidak disukai berbagai jenis serangga.
1. Kenikir
Marigold dikenal sebagai tanaman berbunga yang tidak hanya memiliki warna mencolok, tetapi juga mengandung senyawa tertentu yang berpotensi memberikan efek terhadap sejumlah hama tanah.
Tanaman ini dapat ditempatkan di sekitar pekarangan sebagai tanaman pembatas. Bunganya yang berwarna cerah juga membuat halaman rumah terlihat lebih menarik.
Marigold relatif mudah dirawat dan dapat tumbuh di area yang mendapatkan cukup sinar matahari.
Menanamnya di sekitar halaman juga dapat menjadi salah satu cara membuat area rumah lebih hijau tanpa membutuhkan perawatan yang terlalu rumit.
Namun, keberadaan marigold tidak dapat dijadikan jaminan bahwa rayap tidak akan masuk ke bangunan. Jika ditemukan tanda-tanda infestasi, pemeriksaan terhadap sumber rayap tetap diperlukan.
2. Mint
Tanaman mint memiliki aroma khas yang cukup kuat. Aroma tersebut berasal dari berbagai senyawa volatil pada tanaman dan dikenal dapat mengganggu atau menolak sejumlah serangga.
Mint dapat ditanam di sekitar rumah, terutama di area yang membutuhkan tanaman penutup. Tanaman ini juga relatif mudah tumbuh dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur.
Meski demikian, mint memiliki pertumbuhan yang cukup cepat. Jika ditanam langsung di tanah, tanaman ini dapat menyebar dan mengambil area yang cukup luas. Karena itu, menanam mint di dalam pot dapat menjadi pilihan agar pertumbuhannya lebih mudah dikendalikan.
Pot mint dapat ditempatkan di dekat teras, jendela atau area lain yang mendapat cahaya cukup.
Editor : Putra
Artikel Terkait
