Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Begini Kronologi dan Dugaan Penyebab Ledakan di SPPG Ngawi
Advertisement . Scroll to see content

Jadi Perdebatan Penggunaan Handphone di SPBU, Berikut Kata Ahli

Sabtu, 02 Juli 2022 | 18:12 WIB
  • author sindonews
Jadi Perdebatan Penggunaan Handphone di SPBU, Berikut Kata Ahli
Penggunaan aplikasi MyPertamina untuk membeli BBM

Penyebab lain, ketika baterai dicas sambil digunakan dalam waktu lama atau tidak memakai charger sesuai standar. 

”Baterai li-ion rentan terhadap panas. Ketika terpapar panas bisa terbakar atau meledak,” ungkapnya. 

Mitos: Menggunakan HP di SPBU Bisa Memicu Ledakan

Hingga saat ini ternyata belum ada satu penelitian empiris yang berhasil membuktikan adanya ledakan di pompa bensin terjadi karena penggunaan ponsel.

Setelah diteliti, penyebab kebakaran SPBU di seluruh dunia selama 1994-2005 tidak ada satupun yang terkait dengan ponsel. 

Studi terbaru juga sudah dilakukan oleh lembaga independen BakerRisk dan Technical Standards and Safety Authority (TSSA) di Kanada. 

Kesimpulannya, TSSA memperbolehkan masyarakat menggunakan ponsel untuk melakukan pembayaran di SPBU di Ontario, Kanada. 

Menurut studi tersebut, kemungkinan HP bisa memicu ledakan di SPBU adalah 1:10.000.000.000 (satu berbanding 10 miliar). 

”Dari penilaian risiko yang dilakukan BakerRisk, kami menyimpulkan bahwa risikonya sangat kecil bahwa aliran listrik statis ponsel dapat memicu ledakan saat bertemu uap bensin,” ujar John Marshall, direktur keselamatan bahan bakar TSSA. 

Studi BakerRisk juga menegaskan bahwa tidak ada ledakan di SPBU yang disebabkan oleh smartphone dalam 20 tahun terakhir. 

”Kami sudah ukur risikonya, dan sangat aman bagi masyarakat membayar di SPBU menggunakan aplikais di ponsel,” tambah John.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut