Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Melihat Lebih Dekat Pramuka Cilik di Pesantren Ponorogo
Advertisement . Scroll to see content

Dugaan Penganiayaan Santri hingga Tewas, Ponpes Gontor Akhirnya Buka Suara

Senin, 05 September 2022 | 21:02 WIB
  • author Putra
Dugaan Penganiayaan Santri hingga Tewas, Ponpes Gontor Akhirnya Buka Suara
Jalan masuk Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Ponorogo (foto; iNews.id/Putra)

PONOROGO, iNews.id - Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Gontor Ponorogo akhirnya buka suara, terkait tewasnya santrinya bernama Albar Mahdi (17) asal Palembang yang diduga dianiaya sesama santri.

Melalui juru bicaranya, Ustadz Noor Syahid, pihak Ponpes Gontor yang ada di Kecamatan Mlarak Ponorogo ini selain ikut belasungkawa, juga mengucapkan permintaan maaf atas kejadian yang menimpa salh satu santrinya.

"Kami dari pihak kluarga besar pondok Modern Darusalam Gontor, dengan ini memohon maaf sekaligus belangsungkawa atas meninggalnya ananda AM (Albar Mahdi, red)," Noor Syahid melalui rilis resmi Ponpes Gontor.

Lanjutnya, Noor Syahid mengungkapkan, memang ditemukan adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan santri senior terhadap korban, hingga berujung kematian.

"Berdasarkan temuan tim pengasuhan santri, memang ditemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan almarhum meninggal," ungkapnya.

Lebih jauh, Pondok Gontor mengaku telah mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan santri yang diduga melakukan penganiayaan, dan telah dikembalikan ke orang tuanya masing-masing saat itu juga.

"Pada hari yang sama almarhum wafat, kami juga langsung mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi tegas kepada santri yang diduga terlibat. Yaitu dengan mengeluarkan yang bersangkutan secara permanen dari Pondok Modern Darusalam Gontor, dan memulangkanya ke orang tuanya masing-masing," jelas Noor.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut