Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Perlu Pupuk Mahal, Air Cucian Beras dan Kulit Pisang Bisa untuk Tanaman Cabai
Advertisement . Scroll to see content

Ada Taman yang Berbahaya di Dunia, Karena Dipenuhi Tanaman Beracun

Selasa, 27 September 2022 | 15:48 WIB
  • author Stefani Ira
Ada Taman yang Berbahaya di Dunia, Karena Dipenuhi Tanaman Beracun
Taman yang ada di Inggris ini dipenuhi oleh tanaman beracun (istimewa )

Taman ini dibuka untuk umum. Namun sebelum memasuki taman, pengunjung akan diberikan pengarahan terlebih dahulu oleh pemandu taman agar mereka terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Di sana, pengunjung tidak diperbolehkan untuk menyentuh, merasakan, atau mencium apa pun. Meskipun begitu, beberapa laporan mengatakan, terkadang masih ada beberapa pengunjung yang pingsan karena tidak sengaja menghirup asap beracun saat mereka berjalan. Dalam menjaga taman ini, tukang kebun di sini memiliki protokol keselamatan kerjanya sendiri. Misalnya, mereka menggunakan setelan hazmat lengkap, masker wajah, dan sarung tangan.

Meskipun tanaman-tanaman dalam The Poison Garden dikenal mematikan, fakta mengatakan, tanaman-tanaman tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber penyembuhan yang hebat. 

Contohnya, seperti tanaman yew yang dapat digunakan untuk pengobatan penyakit kanker payudara dan periwinkle yang dapat digunakan untuk menyembuhkan diare, keputihan, penyakit tenggorokan, dan lain-lain apabila diproses dengan benar. Di dalam taman itu tumbuh beberapa tanaman obat kelas A, B, dan C. Sebut saja tanaman opium poppy (kelas A), ganja (kelas B) dan catha edulis (kelas C ). 
 

 

 

tayang di https://www.inews.id/travel/destinasi/pernah-dengar-taman-paling-beracun-di-dunia-ngeri-dalamnya-ada-tanaman-mematikan/2

 

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut