Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Resep Aneka Olahan Bakso Sapi, Enak Dipadukan Sama Sayuran
Advertisement . Scroll to see content

Dugaan Penipuan Berkedok Pengobatan di Ponorogo, Uang Jutaan Berganti Mainan

Sabtu, 12 Oktober 2024 | 20:33 WIB
  • author Putra
Dugaan Penipuan Berkedok Pengobatan di Ponorogo, Uang Jutaan Berganti Mainan
Warga melaporkan dugaan penipuan berkedok pengobatan foto: istimewa

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Kasus adanya dugaan penipuan yang berkedok pengobatan yang bikin resah warga Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo terus didalami oleh pihak kepolisian. Dimana sudah ada 2 warga mengaku ditipu oleh terduga pelaku dengan menyerahkan sejumlah uang.

“Total kerugian Rp 14 juta dari dua orang itu. Modusnya ada uang tunai yang ditukar dengan uang mainan dan perhiasan ditukar dengan rokok,” kata Kapolsek Slahung, AKP Pitoyo.

Lanjutnya, Pitoyo menambahkan bahwa korban, didatangi oleh terduga pelaku yang mengaku bernama Gus Wahid. Awalnya memberikan ceramah hingga menyebut bisa melakukan pengobatan.

Saat di rumah korban, pelaku menyebut jika ingin sembuh diminta untuk uang dan perhiasannya akan dibersihkan.

“Korban ini bilang jika bapaknya sakit parah. lalu pelaku ke rumah korban. Uang dan perhiasannya dibungkus kain dan bertuliskan arab, lalu disimpan di lemari. Korban percaya saja. Tidak menaruh curiga,” terangnya.

Pelaku ke rumah korban untuk beberapa kali, hingga pertemuan ketiga, pelaku tidak ke rumah korban.

“Korban mencoba membongkar bungkusan hijau yang diberikan pelaku, namun rupanya sudah berubah, tidak lagi ada uang maupun perhiasan. Uang nya berganti uang mainan dan perhiasan berganti rokok,” pungkasnya.

Awalnya korban belum mau melaporkan resmi ke puhak kepolisian, namun pihak Polsek Slahung sudah melakukan penyidikan lebih kanjut.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut