Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Perkuat Usaha Penerima Manfaat, BMM dan Kemenag Gelar Pelatihan Kelola Keuangan
Advertisement . Scroll to see content

Bencana Tanah Longsor di Ponorogo Akibatkan 11 Rumah Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

Jum'at, 16 Mei 2025 | 22:14 WIB
  • author Putra
Bencana Tanah Longsor di Ponorogo Akibatkan 11 Rumah Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa
Bencana tanah longsor di Ponorogo akibatkan 11 rumah rusak foto: istimewa

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Akibat hujan deras, akibatkan bencana tanah longsor menerjang dua dusun di Desa Jrakah, Sambit Kamis malam (15/5) lalu. Dampaknya, dilaporkan 11 rumah rusak terdampak longsor. 

Menurut Kapolsek Sambit AKP Baderi mengatakan, ada beberapa rumah terdampak longsor, diantaranya tiga rumah di Dusun Wotbiji, serta delapan rumah di Dusun Talun. Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

‘’Dampak kerusakan rumah, mayoritas tembok jebol. Ada beberapa yang parah, tidak ada yang sampai rusak total,’’ katanya.

Sementara itu Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun, menjelaskan bahwa hasil identifikasi sementara, 11 kepala keluarga (KK) penghuni terdampak, empat diantaranya diminta mengungsi ke tempat aman. Dikawatirkan jika curah hujan masih tinggi, bisa berpotensi adanya longsor susulan.

‘’Penanganan bencana tanah longsor ini, terlebih kerusakan rumah akan kami koordinasikan dengan pihak terkait, agar segera mendapatkan bantuan,’’ terangnya.

Lanjutnya Masun menambahkan bahwa, jika Kecamatan Sambit memang termasuk dalam 12 wilayah kecamatan yang rawan longsor. Selain sering terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi, banyak rumah warga yang berbatasan langsung dengan tebing.

‘’Kami akan bantu pembersihan material longsor kalau sudah tanah stabil. Sementara kami imbau mengungsi ke tempat yang lebih aman,’’ pungkasnya.

Editor: Putra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut