Kebakaran Gedung Farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo Belum Terungkap, Polisi Periksa 12 Saksi
PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Penyebab pasti kebakaran Gedung Farmasi Rumah Sakit Umum (RSUD) dr Harjono Ponorogo masih belum juga terungkap. Bahkan pihak kepolisian belum menyimpulkan apakah ada kelalaian atau unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Saat ini Satreskrim Polres Ponorogo masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) dan Inafis Polda Jawa Timur.
“Kami masih menunggu hasil dari penyelidikan Inafis dan Labfor Polda Jatim. Belum menyimpulkan apakah merupakan tindak pidana atau memang kelalaian,” kata Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali.
Sekitar sepekan yang lalu, Inafis Polda Jatim juga telah melakukan olah TKP Senin (5/1/2026). Kemudian Selasa (6/1/2026) juga ke lokasi. Pihak kepolisian juga tidak mengingatkan secara detail satu per satu apa saja yang dibawa Inafis maupun Labfor Poldq Jatim.
“Barang bukti yang dibawa ranahnya mereka, saya tidak berani menyebutkan satu per satu. Kita tunggu hasil dari penyelidikan inafis dan Labfor,” terangnya.
Kemudian, masih menurut Imam, bahwa untuk saksi yang diperiksa ada belasan orang. Seluruhnya dari internal RSUD de Harjono Ponorogo.
“Sampai saat ini ada 12 orang dari pihak rumah sakit, mengetahui kejadian dan tugas-tugasnya sebagai pengamanan,” pungkasnya.
Seperti diketahui kebakaran melanda gudang farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo, Minggu (4/1/2026). Peristiwa tersebut terjadi di kompleks rumah sakit, namun tidak membuat pasien panik.
Editor : Putra