get app
inews
Aa Text
Read Next : Truk Ekspedisi vs Pikap Bermuatan Batu Bata Tabrakan di Jalur Ponorogo-Trenggalek

Pangdam V Brawijaya Tinjau Langsung Lokasi Pembangunan Yonif TP dan Brigif TP di Ponorogo

Senin, 25 Mei 2026 | 19:21 WIB
header img
Pangdam V Brawijaya bersama Dandim 0802 dan Plt Bupati Ponorogo meninjau langsung lokasi pembangunan Yonif TP dan Brigif TP foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO, iNewsPonorogo.id -Pembangunan Yonif TP (Teritorial Pembangunan) dan Brigif TP di Kabupaten Ponorogo, mulai dipersiapkan sebagai bagian dari pembangunan batalyon teritorial tahap 4 jajaran Kodam V/Brawijaya.

Keberadaan Yonif TP dan Brigif TP di Desa Pulung Merdiko, Kecamatan Pulung, Ponorogo, diproyeksikan membawa dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin turun langsung meninjau lokasi pembangunan Yonif TP dan Brigif TP dengan didampingi Dandim 0802 Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, serta Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno.

Mayjen TNI Rudy Saladin menjelaskan, pembangunan Yonif TP dilakukan di atas lahan seluas 65 hektare, sedangkan Brigif TP dibangun di atas lahan 37 hektare.

“Ratusan prajurit akan masuk sini pada pertengahan Juli 2026 ini,” kata Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin.

Menurutnya, pada tahap awal sekitar 500 hingga 600 prajurit akan ditempatkan di Yonif TP Ponorogo. Pembangunan empat barak beserta instalasi listrik, air, dan akses jalan diminta segera diselesaikan sebelum kedatangan pasukan.

“Kami minta rekan kontraktor pengembang segera menyelesaikan empat barak konvensional dan instalasi listrik serta airnya,” tambahnya.

Pangdam menjelaskan, Yonif TP Ponorogo merupakan bagian dari pembangunan batalyon teritorial tahap 4 Kodam V/Brawijaya. Sebelumnya, pembangunan serupa telah dilakukan di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Tahap pertama berada di Kabupaten Bangkalan dan Probolinggo. Tahap kedua di Kabupaten Lamongan, Bojonegoro, dan Tulungagung. Sementara tahap ketiga dibangun di Kabupaten Nganjuk, Tuban, Sumenep, dan Pacitan.

“Tahap 4 ini ada 17 titik, salah satunya di Ponorogo,” terangnya.

Keberadaan Yonif TP jelas akan memberikan dampak ekonomi signifikan di daerah lain. Kehadiran ratusan prajurit dinilai mampu menggerakkan sektor usaha kecil warga.

“Kami harapkan nanti ada warung dan UMKM yang tumbuh sehingga berdampak pada ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.

Secara bertahap, jumlah personel yang ditempatkan di Yonif TP Ponorogo diproyeksikan mencapai lebih dari 1.000 prajurit. Namun untuk tahap awal, sekitar 500-600 personel akan lebih dahulu masuk pada Juli mendatang.

“Targetnya selesai bertahap. Nanti ada penebalan pasukan secara bergulir terus,” pungkasnya.

Editor : Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut