get app
inews
Aa Text
Read Next : Susun Profil Gender Desa Guna Cegah Perkawinan Anak di Ponorogo

Kebakaran Hutan 2 Desa di Ponorogo, Petugas Gunakan Alat Sederhana Padamkan Api

Rabu, 01 Juli 2026 | 06:43 WIB
header img
Petugas BPBD berupaya memadamkan kebakaran hutan yang berada di dua desa di Ponorogo foto: iNewsPonorogo.id/Putra

PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Kebakaran hutan kembali melanda kawasan pegunungan di Kabupaten Ponorogo. Sedikitnya lebih dari 5 hektare hutan rakyat di kawasan Gunung Dloko, Desa Tatung dan kawasan hutan di Desa Muneng, Kecamatan Balong, terbakar.

Sulitnya medan serta lokasi kebakaran yang berada di tengah hutan memaksa petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo melakukan pemadaman secara manual untuk mencegah api meluas hingga ke permukiman warga.

Kondisi vegetasi yang mengering akibat musim kemarau ditambah embusan angin kencang membuat kobaran api dengan cepat merambat ke berbagai titik.

Petugas BPBD bersama aparat kepolisian, pemerintah desa, dan warga setempat berjibaku memadamkan api menggunakan ranting pohon basah untuk memukul titik-titik api sekaligus membuat sekat bakar agar kobaran tidak terus meluas.

Kepala Desa Tatung, Rudi Sugiarto, mengatakan kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengguna jalan. Dimana lokasi awal munculnya api berada di jalur pertanian yang setiap hari ramai dilalui warga.

"Dugaan sementara berasal dari puntung rokok karena lokasi tersebut merupakan akses petani menuju lahan pertanian," katanya.

Ia menjelaskan luas hutan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare. Jika tidak segera dipadamkan, api dikhawatirkan terus merambat hingga mendekati permukiman warga yang berada di kaki gunung.

"Warga berjaga sepanjang malam. Kami bersama petugas juga melakukan pemutusan jalur api supaya kebakaran tidak terus meluas," terangnya.

Editor : Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut