Rombongan Pikap KDMP Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Ponorogo - Solo
PONOROGO, iNewsPonorogo.id - Kecelakaan beruntun yang melibatkan iring-iringan kendaraan milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dengan sebuah bus pariwisata terjadi di jalan raya Ponorogo - Solo atau tepatnya simpang lampu merah Gandukepuh, masuk Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Meski tidak menimbulkan korban, namun tiga kendaraan mengalami kerusakan akibat benturan beruntun tersebut.
Berdasarkan informasi, kecelakaan bermula ketika sebuah bus pariwisata bernomor polisi K 7358 OB yang membawa rombongan asal Wonogiri Jawa Tengah menuju Trenggalek berhenti di lampu merah.
Kemudian di belakang bus, sebuah mobil pikap KDMP bernomor polisi B 9818 XSY yang dikemudikan Muhammad Irfandi juga berhenti dengan menjaga jarak aman.
Namun, tiba-tiba kendaraan pikap KDMP lainnya bernomor polisi B 9838 XSY yang berada di posisi paling belakang diduga terlambat mengerem saat arus lalu lintas berhenti. Akibatnya, kendaraan tersebut menghantam pikap di depannya hingga terdorong sampai menabrak bagian belakang bus.
Benturan keras menyebabkan kedua mobil pikap mengalami kerusakan cukup serius, sedangkan bus mengalami kerusakan ringan di bagian belakang.
Menurut sopir pikap KDMP, Muhammad Irfandi, mengatakan dirinya sudah menghentikan kendaraan ketika lampu lalu lintas menyala merah. Bahkan telah menurunkan gigi transmisi sambil memberikan ruang aman terhadap kendaraan di depannya.
"Saya tadi sempat nurunin gigi. Mobil di depan berhenti, saya juga sudah berhenti. Tiba-tiba dari belakang langsung ditabrak dengan benturan yang cukup keras. Mobil saya terdorong ke depan dan menabrak bus," kata Irfandim.
Menurutnya, kendaraan yang dikemudikannya saat itu sedang melakukan perjalanan dari Cikarang, Jawa Barat, menuju Koramil 0802 Ponorogo untuk keperluan pengiriman kendaraan operasional KDMP.
Sementara itu, pengemudi bus pariwisata, Hari Suryono, menegaskan bahwa kendaraannya sudah berhenti sekitar lima hingga sepuluh detik sebelum tabrakan terjadi. Dirinya membantah adanya pengereman mendadak.
"Saya sudah berhenti sekitar lima sampai sepuluh detik di lampu merah. Tiba-tiba dari belakang terdengar 'bruak'. Ternyata ada tabrakan beruntun, lalu kendaraan di belakang terdorong mengenai bus saya," pungkasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, pikap bernomor polisi B 9838 XSY mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan.
Sementara pikap B 9818 XSY mengalami kerusakan di bagian depan dan belakang setelah terjepit di antara bus dan kendaraan yang menabraknya. Adapun bus pariwisata hanya mengalami kerusakan ringan pada bagian belakang.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengumpulkan keterangan para pengemudi dan saksi.
Editor : Putra